Waduch! Ratusan Warga Lempari Rumah Kades

326
Foto: Ilustrasi

Lekok (wartabromo) – Ratusan warga Desa Jatirejo Kecamatan Lekok, Pasuruan mengamuk dan melempari rumah Kepala Desa setempat serta sejumlah rumah warga lainnya, Kamis (19/4/2012).

Aksi pelemparan tersebut mengakibatkan kaca serta genting rumah kepala desa dan 6 rumah tetangganya pun pecah berantakan.
Peristiwa yang terjadi pada kamis malam tersebut dilakukan oleh sekitar 500-an warga yang datang dan berkumpul secara spontan di depan rumah kepala desa setempat yang berada di Dusun Mimbo Desa Jatirejo Kecamatan Lekok.

Menurut salah seorang kerabat Kades, Irham, aksi pelemparan yang dilakukan oleh ratusan warga tersebut terjadi secara tiba-tiba dan dilakukan dari arah sisi kiri dan kanan kampung sehingga tak hanya mengenai rumah Kepala Desa melainkan juga sejumlah rumah warga lainnya.

“Mereka melempar batu sembarangan sehingga kaca dan genting warga kampung juga ikut pecah berantakan,” ujar Irham saat ditemui sejumlah wartawan.

Kedatangan massa yang melurug kepala desa, Ainur rofiq tersebut terjadi untuk yang kali kedua, setelah sebelumnya pada Kamis (13/4/2012) lalu, massa juga melurug rumah Kepala desa jatirejo tersebut dengan tuduhan melakukan perselingkuhan dengan warganya yang berinisial HMD. Baca : Selingkuh, Ratusan Warga Lurug Kades

Namun, kedatangan warga kali ini tidak sekedar masalah perselingkuhan melainkan juga menuntut agar kades, Ainur Rofiq mundur dari jabatannya karena telah banyak melakukan penyimpangan seperti penjualan aset desa berupa kayu, masalah distribusi beras raskin, serta pungutan dalam pengurusan KTP.

Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Lekok, AKP Ainul Yakin mengatakan hingga jum’at (20/4/2012) hari ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan yang dituduhkan oleh warga tersebut. Bahkan, sejumlah perwakilan warga telah menyerahkan sejumlah bukti guna menguatkan tuduhan yang dilakukan oleh Kepala Desa tersebut.

“Kita akan lakukan penyelidikan jika ada penyelewengan,”ujar Kapolsek Lekok, AKP Ainul Yakin saat dihubungi wartabromo.

Sementara, terkait pelemparan yang dilakukan oleh warga terhadap rumah Kades Jatirejo tersebut pihaknya akan melakukan proses lebih lanjut.

“Rata-rata yang melakukan pelemparan kemarin masih anak-anak mas,”pungkas AKP Ainul Yakin. (yog/yog)