Banyak Ikan Mati Kena Limbah, Petani Tambak Unjuk Rasa

231
Foto : Ilustrasi/wartabromo.com

Rejoso (wartabromo) – Ratusan petani tambak  Desa Jarangan kecamatan Rejoso melurug kantor Desa setempat, Kamis (12/7/2012). Para petani tambak tersebut menuntut agar kepala desa setempat mencopot dua orang tim pemantau pembuangan limbah pabrik  yang selama ini ditunjuk oleh pihak desa lantaran dianggap tak pernah bekerja dengan baik.

“Copot Kaji Kodir dan Sutomo, (Tim pemantau pembuangan limbah Desa Jarangan, red) gak bener iku,” ujar salah seorang petani dalam aksinya.

Keinginan warga tersebut terjadi menyusul banyaknya ikan yang mati di sejumlah area tambak milik warga lantaran diduga tercemar oleh limbah pabrik PT CJI serta dua pabrik lainnya yakni PT Philips sea food serta PG Kedawung.

“Kalau air pasang, air limbah sekarang masuk ke area tambak mas. Dan ikan-ikan kami mati semua,” ujar Junaidi, salah seorang petani tambak.

Menurutnya, pembuangan limbah dari PT Cheil Jedang Indonesia adalah yang paling rutin melakukan pembuangan limbah ke sungai Jarangan

Limbah cair berbau menyengat serta terkadang mengeluarkan asap tersebut seringkali membuat para petani resah. Hal ini bisa terjadi lantaran tak pernah ada kontrol yang dilakukan oleh tim pemantau yang selama ini telah mendapatkan gaji bulanan dari pihak tiga pabrik tersebut.

“Tim pemantau itu bertugas mengetahui tingkat kelembapan atau ph serta temperatur air limbah  dibuang ke sungai jarangan. Ini mala ngathok ke pabrik,” ujar Ketua BPD Desa jarangan, Fadholi yang terlibat dalam aksi warga tersebut.

Fadholi menegaskan, pihaknya mengaku kecewa dengan kinerja tim pemantau pembuangan limbah Desa Jarangan yang digagas oleh para petani tambak bersama muspika sejak 2001 silam. Pasalnya, akibat ketidaktegasannya dalam melakukan kontrol pembuangan limbah pabrik tersebut, banyak ikan yang mati dalam kurun waktu terakhir.

“Kalau dulu sebelum ada pabrik saya bisa menghasilkan 1 kwintal udang, sekarang cuma bisa 1 kilo mas,” tambah Junaidi mengeluh saat ditemui wartabromo usai aksi. (yog/yog)