KPUD Diunjuk rasa, PPK dan Pendemo Nyaris Bentrok

261

Kejayan (wartabromo) – Puluhan warga dan gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) nyaris bentrok dengan Anggota KPU, PPK dan PPS saat aksi unjuk rasa di kantor KPUD Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/2/2013):

Ketegangan tersebut bermula saat ratusan PPK dan PPS yang sedang menggelar rapat teknis Pemilukada di Pendopo KPUD tidak terima saat perwakilan pendemo yang ingin berdialog memaksa untuk ditemui oleh Ketua KPUD, Zaenal Abidin.

Unjuk rasa puluhan warga dan gabungan LSM tersebut menuntut adanya transparansi anggaran, perbaikan kinerja KPUD dan netralitas KPUD dalam pemilukada 2013:

Dalam aksi tersebut para pengunjuk rasa membawa keranda mayat sebagai simbol lambatnya dan tak maksimalnya kinerja KPUD selama ini. Sejumlah poster dan spanduk yang dibawa oleh para pengunjuk rasa antara lain :’KPUD pura-pura buta’, ‘Dana Hibah Buat Bancaan KPU’.

“Anggota KPU jangan makan gaji buta. Anggaran anda itu uang rakyat,”ujar Ayi Suhaya, perwakilan pendemo

Teriakan pengunjuk rasa tersebut memancing emosi ratusan anggota PPK dan PPS yang tiba-tiba berdiri dan bersiap menghadang massa.

Merasa tidak disambut baik, para pendemo kemudian keluar dari kantor KPUD sambil mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Ketua KPUD Kabupaten Pasuruan, Zainal Abidin mengatakan semua tuduhan para pendemo tidak benar. Menurutnya, pihaknya selama ini telah bekerja maksimal serta berbuat netral dalam Pemilukada 2013:

“Soal anggaran Semuanya ada mekanisme dan regulasinya Yang jelas kami dan PPK telah bekerja maksimal dengan turun ke bawah (masyarakat,red) sesuai tahapan,” ujarnya pada wartawan. (yog/yog)