Duh! Bocah Kelas 2 SD di Pasuruan Perutnya Membesar

441

Nguling (wartabromo) – Imam Bukhori, bocah berusia 9 tahun asal Dusun Tanjung Desa Wates Tani Kecamatan Nguling Pasuruan tertunduk malu saat sejumlah wartawan media cetak dan elektronik berkunjung ke rumahnya.

Bocah yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Dasar tersebut berusaha menutupi perutnya yang kian membesar seiring dengan pertumbuhan usianya.

Meski menahan malu, namun Imam panggilan akrab bocah tersebut langsung mengajak para awak media untuk bertemu dengan kedua orang tuanya yang saat itu sedang sibuk bekerja di sungai.

Sumarni (33) dan Suri (37) adalah orang tua kandung imam yang sehari-hari bekerja sebagai pencari pasir di sepanjang sungai desa yang lokasinya tak jauh dari rumahnya.

“Kondisi perut imam terus membesar sejak usianya masih 15 hari. Kami tak ada biaya untuk mengobatinya,” tutur Sumarni disela-sela kesibukannya mencari pasir di sungai.

Wanita asal Jombang tersebut mengaku sedih manakala penyakit buah hatinya tersebut kambuh. Pasalnya, Imam terus menerus menangis karena tak bisa buang angin dan suhu tubuhnya panas tinggi.

“Susah buang angin dan buang hajat. Saya sangat kasihan melihatnya,’ lanjutnya sambil menahan tangis.

Kondisi ekonominya yang hanya mengandalkan penjualan pasir sungai membuatnya tak mampu untuk mengobatkan penyakit putra keduanya tersebut.

“Dulu pernah kami bawa ke Rumah sakit di Probolinggo tapi karena diminta untuk dirawat inap, kami akhirnya kembali karena tak punya uang,” tambahnya

Kini, kedua orang tua Imam Bukhori hanya bisa pasrah terhadap penyakit yang diderita oleh anaknya tersebut. Meski terkadang ia tak tega saat melihat Imam merasa minder dengan teman sebayanya. (yog/yog)