Pertahankan Motor, Juariyah Dibacok Bandit

200
Juariyah dirawat di IGD RSUD dr R Soedarsono/ G Arif Subagyo (wartabromo.com)

Gondangwetan (wartabromo) – Keberanian Juariyah (28), seorang perangkat Desa Ranggeh Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan ini patut diacungi jempol. Di bawah ancaman celurit bandit jalanan, ia tak takut dan melawan demi mempertahan motor yang dikendarainya. Karena aksinya, Juariyah mengalami luka parah di lengan kanannya akibat sabetan celurit pelaku.

Kejadian ini bermula saat korban usai mengantarkan anaknya ke sekolah dan balik ke kantornya, Senin (30/9/2013). Dari arah berlawan datang pelaku yang langsung mengarah ke korban. Pelaku berusaha merampas motor Honda Beat N 3573 UJ yang dikendarainya.

Namun karena tak mau kehilangan motornya, korban berusaha melawan. Naasnya, para pelaku langsung membacok korban dengan celurit. Mendapat bacokan itu, korban masih sempat mamacu motornya dan meminta tolong pada warga.

Para pelaku yang takut aksinya diketahui warga kabur meninggalkan lokasi. Para pelaku gagal merampas motor korban. Sementara korban harus dilarikan ke puskesmas Gondangwetan dan kemudian dirujuk ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan.

“Mereka dari depan dan langsung merampas motor saya dan menyerang saya dengan celurit,” kata Juariyah korban pembacokan di rumah sakit.

Juariyah terus meringis kesakitan dengan luka yang dialaminya. Darah memenuhi seluruh seragam dinasnya. Meski demikian ia masih bisa diajak komunikasi wartawan dan kerabatnya.

“Dugaan sementara motif kejadian ini adalah perampasan. Pelakunya dua orang remaja yang mengendarai motor dan bersenjata celurit,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bambang Sugeng. (fyd/fyd)