Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Raya Purwosari Bertambah Menjadi Dua Orang

189
Bangkai truk tangki yang terlibat tabrakan beruntun di Simpang Tiga Purwosari/ Iryn

Purwosari (wartabromo) – Korban tabrakan beruntun melibatkan tiga truk dan sebuah motor terjadi di Simpang Tiga Purwosari bertambah menjadi dua orang. Yosaphat Dwi Santanugraha (27) warga Desa Karangduren Kecamatan Kebonatum Kabupaten Klaten yang sebelumnya dirawat di RSSA Malang akhirnya meninggal dunia.

Yosaphat Dwi Santanugraha (27) merupakan pembonceng motor Vario bernopol AD 2763 J yang dikendarai Hilmi (27) warga Perum Damai Mulyo Jember. Sementara Hilmi sendiri masih mendapatkan perawatan intensif di RSSA Malang.

Kecelakaan terjadi pukul 01.00 WIB, Jumat (11/10/2013) dan hingga pukul 12.00 WIB, bangkai truk belum bisa dievakuasi. Kemacetan panjang hingga 9 kilo meter terjadi dari Pasar Lawang sampai perempatan Sengonagung. Polisi harus melakukan contraflow untuk mengurai kemacetan.

“Kami utamakan kelancaran arus kendaraan dulu dengan melakukan contraflow di Simpang Tiga Purwosari dan depan SPBU Purwosari. Evakuasi bangkai truk tangki masih menunggu alat berat,” kata Kanit Laka Polres Pasuruan Iptu Doni di lokasi.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat truk tangki gandeng pengangkut Tetes bernomor polisi S 8372 T yang dikemudikan Sutrisna (35), warga Desa Jeruk Gulung Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri melaju dari arah Malang. Sampai di lokasi kejadian, truk tangki yang bermaksud mendahuli truk bernopol N 8345 UH di depannya melalui jalur lambat.

Truk tangki mengalami oleng dan menyerempet motor Vario bernopol AD 2763 J yang dikendarai Hilmi (27) warga Perum Dmaia Mulyo Jember dan Yosaphat Dwi Santanugraha (27) warga Desa Karangduren Kecamatan Kebonatum Kabupaten Klaten.

Setelah menyerempet motor, bagian belakang truk gandeng menabrak truk bernomor polisi N 9793 UG yang tengah parkir yang dikemudiakan Adi Sultoni (36) warga Tajinan, Malang. Akibatnya, gandengan putus dan terguling, sementara kepala truk tangki terus meluncur dan menghantam trotoar serta truk diesel bernomor polisi N 8290 NE yangg disopiri Edi Purwanto (40), warga Gondanglegi, Malang.

“Edi Purwanto tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkankan pembonceng motor Vario, Yosaphat Dwi Santanugraha (27) meninggal dalam perawatan di RSSA Malang,” jelas Doni.

Selain dua korban tewas, 3 orang yakni pengendara Vario Hilmi (40) Sutrisna (35) pengemudi truk tangki dan keneknya Firman (33) mengalami luka parah dan dirawat di RSSA Malang. (ryn/fyd)