Produksi Garam Pasuruan Merosot

558
Ilustrasi/G Arif Subagyo (wartabromo.com)

Pasuruan (wartabromo) – Produksi garam di Kabupaten Pasuruan meleset dari target sebesar 15 ribu ton. Akibat anomali cuaca, tahun ini produksi diperkirakan hanya mencapai 5 ribu ton.

Biasanya proses produksi garam dimulai pada Mei dan Juni. Namun tahun ini proses produksi garam baru dimulai pada Agustus. Akibatnya panen garam baru mundur pada September. Surplus garam seperti tahun lalu yang mencapai 17 ribu ton tak akan terulang.

“November mungkin sudah mulai musim hujan jadi kemungkinan hanya bisa tercapai produksi sebanyak 5 ribu ton,” kata Kabid Usaha Perikanan dan Pengembangan Kawasan Pesisir di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, Soegeng Soebijanto, Jumat (18/10/2013).

Meski mengalami penurunan produksi, petani mengaku tidak rugi karena harga garam cukup tinggi pada tahun ini. Per kg garam KW I laku Rp 450- Rp500, sementara harga 1 kg garam KW 2 laku Rp 350/ kg.

Baca Juga :   Bacok Korbannya, 2 Begal Motor di Rejoso Tewas Dihakimi Massa

“Untungnya harga sedang bagus,” kata seorang petani garam di Desa Gerongan Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, Ali Ridho. (fyd/fyd)