Demi CPNS, Sakit dan Hamil Besar Tetap Ikut Ujian

628
Ditandu - salah seorang peserta ujian CPNS terpaksa mendapatkan bantuan petugas / eml
Ditandu - salah seorang peserta ujian CPNS terpaksa mendapatkan bantuan  petugas / eml
Ditandu – Salah seorang peserta ujian CPNS terpaksa mendapatkan bantuan petugas / eml

Bangil (wartabromo) – Seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) bagi honorer K2 di Kabupaten Pasuruan menjadi impian yang selama ini diharapkan. Seperti yang dirasakan oleh Eko Wahyu Misrianik (37) dan Aini Zukhria (39), peserta tes seleksi CPNS di SMAN 1 Bangil, Pasuruan.

Meski dalam kondisi fisik yang lemah lantaran sakit, keduanya tetap memaksakan diri untuk mengikuti seleksi tes CPNS bagi Honorer K2 Kabupaten Pasuruan.

Misrianik (37)  terpaksa mengikuti ujian di luar ruangan lantaran secara medis mengalami gangguan pada lambung dan didiagnosa sakit tyhpus.

“Saya kuat-kuatin mas. Sebenarnya saya masih harus dirawat di Puskesmas purwodadi, tapi saya ingin tetap mengikuti ujian,” ujarnya saat ditemui wartabromo.

Misrianik tercatat sebagai guru sukwan di SDN Parerejo Purwodadi sejak tahun 2003 hingga sekarang. Awal mengajar di sekolah tersebut, ia hanya menggunakan ijazah SMEA (Sekolah Menengah Ekonomi Atas).

“Sekarang saya sudah sarjana mas, sehingga secara administratif sudah memenuhi syarat,”ceritanya sambil sesekali mengisi soal ujian.

Tak hanya Misrianik, tes ujian CPNS ini juga diikuti oleh Aini Zukhria, wanita yang sedang hamil 9 bulan dan mendekati masa melahirkan.

“Semoga ini menjadi berkah bagi saya dan anak saya,”ujar Aini penuh harap.

Sekda Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji yang melakukan sidak ke sejumlah lokasi ujian mengatakan, pihaknya mempersilahkan kepada siapa pun untuk mengikuti atau bahkan mengurungkan niatnya saat digelarkannya ujian.

“Kami dari pemda tentu harus sebijaksana mungkin. Kalau sakit dan bersikukuh untuk mengikuti, maka kami tetap mempersilahkannya. Yang penting kuat, itu saja,” ujarnya.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, sebanyak 1.364 honorer K2 di Kabupaten Pasuruan bertaruh nasib untuk menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kabupaten Pasuruan, Minggu (3/11/2013). (eml/yog)