Pasuruan Tak Aman, Sehari Dua Perampasan Motor Terjadi Bersamaan

277

Pasuruan (wartabromo) – Situasi jalan raya di Kabupaten Pasuruan sudah tidak aman! Para pelaku kejahatan seakan melecehkan aparat kepolisian. Mereka beraksi pada siang dan malam hari tak peduli di keramaian. Tidak hanya mempersenjatai diri dengan senjata tajam, kini mereka membawa airsoft gun untuk mengancam para korban.

Hari ini, Minggu (10/11), aksi perampasan motor terjadi di dua tempat kejadian perkara (TKP) dalam waktu hampir bersamaan. Dua remaja pengendara motor disasar dan motornya dirampas.

Pukul 10.30 WIB, di Jalur Pantura Jalan Raya Sumber Anyar Kecamatan Nguling, empat orang mengendarai dua motor Vixion melakukan perampasan motor seorang pelajar SMAN 1 Grati, bernama Lukman Hakim (17). Aksi tersebut terjadi tak jauh dari sekolahnya.

Korban yang tengah menunggangi Kawasaki Ninja 150 cc menuju sekolahnya dipepet hingga terjatuh. Saat akan bangun, satu di antara pelaku membacoknya dengan celurit sampai lima kali. Beruntung, celurit itu masih terbungkus sarungnya.

Meski nyawanya terancam, Lukman sempat melawan untuk mempertahan motornya. Tapi pelaku lainnya mengeluarkan air softgun dan menembakannya ke udara tiga kali. Hal itu membuat Lukman keder dan harus merelakan motornya dirampas.  “Motor saya baru dua bulan beli,” ujar Lukman kepada sejumlah wartawan.

Kanit Reskrim Polsek Nguling, Aiptu Suyoto, menduga pelaku orang lama yang sering beraksi di Jalur Pantura. Mereka biasa berkeliling mencari calon korban.  “Kami masih memeriksa saksi-saksi,” kata Suyoto.

Peristiwa serupa terjadi di Jalan Raya Kembang Turi Kecamatan Purwosari tak lama berselang. Indra (19), mahasiswa asal Probolinggo yang tengah mengendarai Honda Beat bernomor polisi P 6858 ZK bersama temannya NIco, jadi sasaran. Modusnya juga serupa yakni membuntuti korban, memepetnya dan merampas motor.

Saat korban melintas dari Pasuruan menuju Purwosari, lima orang mengendarai dua motor memepet dan menendang mereka hingga terjatuh. Indra langsung ditembak menggunakan air softgun tepat di lehernya. Pelaku lalu merampas motor korban dan kabur ke arah Purwosari.

Aksi perampasan dengan modus serupa yang dilakukan kawanan penjahat bersenjata air softgun semakin sering terjadi. Dua hari lalu di wilayah Kecamatan Wonorejo, pasangan suami-istri ditembak dan dipukuli dan motornya dirampas.

Ke belakang lagi, terjadi perampasan serupa di wilayah Kecamatan Lumbang. Dua warga Lumajang harus kehilangan dua motornya setelah ditembak menggunakan airsoft gun. Meski demikian belum ada satu pelaku yang berhasil ditangkap.

“Kami sudah menerjunkan tim untuk mengejar pelaku. Ada kemungkinan pelakunya sama, tapi mungkin juga tidak karena jumlahnya bebrbeda,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Supriyono. (fyd/fyd)