Ketika Bupati Pasuruan Jadi Komandan Banser

0
129

bupati-ansorPasuruan (wartabromo) – Irsyad Yusuf telah memilih dan terpilih sebagai Bupati Pasuruan. Orang nomer satu di Kabupaten yang memiliki beragam budaya, adat istiadat dan keanekaragaman masyarakatnya mulai dari wong pesisir hingga wong pegunungan telah disebut ‘Bapak’ bagi siapapun warga yang tinggal di Kabupaten Pasuruan. Tak peduli agamanya, adat istiadatnya, organisasinya dan sebagainya. Yang penting ia tinggal dan tercatat sebagai warga Kabupaten Pasuruan maka Irsyad memiliki kewajiban untuk mengayomi dan melindunginya sebagai seorang Kepala Daerah.

Namun tak bisa dipungkiri, kecintaannya kepada organisasi dan jam’iyah Nahdlatul ulama telah membuatnya memilih kembali menjabat sebagai Wakil Ketua II Gerakan Pemuda  Ansor Kabupaten Pasuruan sekaligus Komandan Banser (Satkorcab) Kabupaten Pasuruan periode 2013-2017.

Tak pelak, Prosesi pelantikan Irsyad Yusuf bersama jajaran pengurus GP Ansor Kabupaten Pasuruan pada Minggu (9/2/2014) kemarin pun cukup istimewa dengan kehadiran hampir semua jajaran SKPD di Kabupaten Pasuruan.

“Ini merupakan pelantikan yang paling banyak dihadiri pimpinan SKPD,”ujarnya saat memberikan sambutan atas nama Bupati Pasuruan.

Sebagai Bupati, Irsyad sangat berharap organisasi badan otonom NU ini bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah nantinya. Kehadirannya kembali sebagai pengurus harian GP Ansor diharapkannya mampu membangunkan organisasi yang selama ini tertidur untuk segera menyusun programnya terutama bidang pengkaderan bagi warga Kabupaten Pasuruan.

“Kalau tidak barokahnya Banser, Saya tidak akan bisa berdiri di sini (sebagai Bupati Pasuruan, red),” kata Irsyad dengan bangganya.

Sebagai sosok ‘Bapak’ bagi rakyatnya, tak bisa dipungkiri akan ada rasa cemburu dari berbagai kalangan maupun organisasi lain atas posisinya tersebut. Namun, ia sama sekali tak merasa takut lantaran sejak tahun 2002, ia sudah dikenal sebagai Komandan Banser.

“Niat saya satu, agar menjadi penyemangat bagi sahabat Ansor,”ucapnya pada wartabromo.

Terakit posisinya sebagai Ketua Parpol,  Irsyad menegaskan, tak akan memanfaatkan seragam Bansernya untuk kepentingan politik praktis meski dirinya kini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan.

“Saya tegaskan, Banser bukan milik Parpol. Saya tidak akan menggunakan seragam Banser untuk politik,”tegas Irsyad Yusuf yang hadir berseragam lengkap sebagai Komandan Banser.

Kepengurusan GP Ansor Kabupaten Pasuruan periode 2013-2017 sendiri saat ini cukup gemuk dengan banyaknya posisi wakil ketua dan sekretaris di tubuh pengurus harian. Dari data yang didapatkan wartabromo, posisi wakil ketua terdiri dari 8 orang pengurus sementara wakil Sekretaris ditempati oleh 9 wakil Sekretaris. Ditunggu Janjinya Gus! (yog/yog)