1.401 Perangkat Desa di Kabupaten Pasuruan Tak Lulus SMA

450

ppdi-pasuruanBangil (wartabromo) – Perangkat desa di Kabupaten Pasuruan diminta agar segera melengkapi diri dengan ijazah SLTA. Pasalnya, berdasarkan data PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) Pasuruan, dari 4.671 Perangkat Desa di Kabupaten terdapat sekitar 30 persen atau 1.401 perangkat desa belum lulus SMA sederajat.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Ubaidy Rosyidi, Ketua Umum PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) saat mengadiri deklarasi PPDI Kabupaten Pasuruan di GOR Sasana Krida Anoraga Raci Bangil, Minggu (9/2/2014).

Menurutnya, Perangkat desa diharuskan minimal lulus SMA sederajat agar mereka bisa mendapatkan tunjangan perangkat desa setiap bulannya seperti tunjangan kesehatan hingga penghasilan pada saat purna tugas.

“Selama ini banyak perangkat desa yang hanya lulus SD atau SMP saja. Di Jakarta, kita berjuang untuk mendapatkan tunjangan kesehatan dan pensiun, tapi semuanya akan mulus kalau latar belakang pendidikan kita juga mumpuni,” ujar Ubaidy.

Sementara itu, Samsul Bandi, Ketua PPDI Kabupaten Pasuruan mengatakan, pihaknya sudah menghimbau kepada semua perangkat desa yang belum lulus SMA untuk melanjutkan pendidikan lewat jalur paket C. Pasalnya, pihaknya telah mengajukan dana pensiun untuk perangkat desa sebesar Rp. 20 juta.

“Kita juga meminta kepada bupati agar memberikan uang pension kepada perangkat desa sebesar Rp 20 juta, karena ini demi keberlangsungan para perangkat desa sendiri,”katanya. (eml/yog)