22 Rumah Warga di Dekat Proyek Tol Gempol-Pandaan Rawan Roboh

371
rumah-retak-tol-gempol
Rumah Anggota DPRD Kab. Pasuruan Mustolik yang mengalami keretakan / ryn

Gempol (wartabromo) – Sebanyak 22 rumah milik warga yang berdekatan dengan proyek Tol Gempol-Pandaan di Dusun Pathuk Desa Gempol RT 01 RW 09 Kecamatan Gempol mengalami kerusakan akibat kondisi tanah dan dinding rumahnya retak sejak Selasa (18/3/2014) siang.

Berdasarkan pantauan wartabromo di lokasi hingga malam ini, bangunan rumah milik puluhan warga tersebut terus mengalami kerusakan berupa retak pada dinding hingga pondasi tanahnya yang mengalami pergeseran sehingga rawan roboh.

“Ini kita rasakan sejak pukul sebelas siang tadi mas,” ujar Rofik (34) salah seorang warga setempat.

Menurutnya, dirinya bersama warga lainnya merasa takut untuk menempati rumah tinggalnya lantaran kerusakan akibat keretakan bangunan dan tanah kian mengkhawatirkan. Bahkan sejumlah rumah lainnya mulai miring (jawa : doyong) akibat retaknya pondasi, dinding dan tiang rumahnya.

“Ada empat rumah yang cukup parah mas,”tambah Rofik.

Berdasarkan data yang didapatkan wartabromo, salah satu rumah dari empat rumah terparah tersebut adalah milik Mustolik, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan asal Partai Persatuan Pembangunan.

Untuk diketahui, jarak antar rumah warga dengan titik lokasi proyek tol Gempol-Pandaan adalah sekitar 20 meter. Sementara, Proyek tol sendiri saat ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya.

Menanggapi kerusakan 22 rumah milik warga tersebut, PT Waskita mengaku belum mengetahui pasti penyebabnya, namun pihaknya berjanji mulai besok pihaknya akan mendatangkan tim ahli dari PT Jasa Marga.

“Kita belum tahu pasti penyebabnya mas, besok kita akan datangkan tim ahli untuk meneliti kondisi tekstur tanah di sini apakah masih layak ditempati atau tidak,”ujar General Manager PT Waskita Raya, Anang Nur. (ryn/yog)