Jembatan Penghubung Antar Desa di Wonomerto Ambruk

388

jembatan ambrukWonomerto (wartabromo) – Sebuah jembatan peninggalan belanda  yang menghubungkan antara Desa Patalan dengan Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo Ambruk.

Ambruknya jembatan tersebut, diduga lantaran besi penyanggah Jembatan sudah usang dan kropos.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.30 Wib, Sabtu (28/6/2014) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun arus lalu lintas dari dan menuju ke Desa Patalan lumpuh total.

Kepala Desa Patalan, Agus Sholeh mengaku, tidak ada tanda-tanda akan ada peristiwa yang mengakibatkan ambruknya jembatan utama tersebut.

“Aktifitas seperti biasa dan sebelumnya tidak ada tanda – tanda jembatan Patalan akan Ambruk,”ujar Agus pada wartabromo.

Agus Mengaku, kalau jembatan itu menghubungkan ke beberapa desa di Kecamatan Wonomerto dan Kecamatan Bantaran yakni Desa Patalan, Jrebeng, Tunggak Cermi, Wonorejo dan  Tempuran serta desa Patokan Kecamatan Bantaran.

“Itu termasuk jembatan utama, karena warga yang mau ke Pasar Patalan harus melewati jembatan itu. Kalau pun tidak melewati jembatan itu, warga yang mau ke pasar harus memutar sekitar 20 kilo meter,”bebernya.

Abdul Ma’at, seorang warga Tunggek Cermi Kecamatan Wonomerto berharap Pemerintah segera secepatnya turun tangan lantaran jembatan itu sangat dibutuhkan oleh warga.

“Saya berharap, agar pemkab Probolinggo untuk membangun kembali. Jangan sampai di biarkan. Karena, ini jembatan utama,”ujar Ma’at.

Untuk sementara, paska kejadian, warga memasang tanda agar jembatan tersebut tidak dilewati kendaraan. (rhd/yog)