Ketua Dewan Dilantik Besok, Polisi Jangan Over Protektif

148

dprdBangil (wartabromo) – Insiden ketegangan antara wartawan dengan pihak panita pelaksana pelantikan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu, diharapkan tidak terulang kembali dalam agenda pelantikan pimpinan anggota dewan, Jumat (10/10/2004) besok. Para jurnalis wajib untuk diberi kelonggaran dalam melakukan peliputan.

Hal itu disampaikan oleh Sudiono Fauzan, anggota DPRD yang akan dikukuhkan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2014-2019, besok.

Menurutnya, untuk menghindari insiden tersebut terulang, pihaknya sudah meminta agar pihak Sekwan melakukan koordinasi dengan baik dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (diskominfo) setempat.

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan. Dengan harapan, adanya ruang untuk para jurnalis dalam menjalankan profesinya.

“Ya jangan terlalu lah (over protektif). Yang wajar-wajar saja,” tukasnya.

Sudiono menyadari bahwa pihak kepolisian sudah mempunyai protab sendiri dalam melakukan pengamanan. Lebih-lebih pada saat bersamaan dengan agenda nasional, yang dikhawatirkan berimbas ke tingkat daerah.

Insiden antara pihak sekwan dengan jurnalis beberapa waktu silam, diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi. Tujuannya agar tidak sampai terjadi salah paham diantara para pihak yang terkait. Dengan begitu, diharapkannya, para wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalistik tetap diberi ruang.

“Mungkin untuk ke dalam ruang sidang nggak bisa masuk semua (kecuali yang berkepentingan mengambil gambar, red). Karena kan ruangannya terbatas,”terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah jurnalis yang akan melakukan peliputan agenda sidang pelantikan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2014-2019 sempat dilarang masuk ke dalam gedung dewan. Kontan, berunjung dengan aksi pembakaran Id card dari panitia di depan kantor wakil rakyat serta melaporkan kasus pelarangan ini ke ranah hukum dengan terlapor Sekretaris Dewan, Suwarno.

“Kami hanya minta di wong ke dan dihargai untuk bisa melakukan tugas kami,” ujar Ketua PWI Perwakilan Pasuruan, Arie Yunianto pada wartabromo terkait kasus tersebut. (ono/yog)