Jenazah Hendra Gunawan Syawal akan Dimakamkan di Sukorejo, Besok

679

korban pesawat air asiaSurabaya (wartabromo) – Selain akan dimakamkan di Pemakaman Gununggangsir Kecamatan Beji, Pasuruan. Jenazah korban pesawat airasia QZ 8501 juga akan dikebumikan di Pemakaman Sukorejo Pasuruan.

Berdasarkan informasi yang didapatkan wartabromo, salah satu korban pesawat Airasia yang rencananya akan dimakamankan di Sukorejo, Pasuruan tersebut yakni
Hendra Gunawan Syawal (23) warga jalan Gundih 4 Surabaya.

Jenazah Hendra akan dikebumikan pada Selasa (6/1/2015) besok di Pemakaman di Sukorejo, Kabupaten pasuruan. Rencananya Jenazah akan diberangkatkan dari persemayaman Adi Jasa pada pukul 08.00 WIB menuju lokasi pemakaman tersebut.

Untuk diketahui sejak diserahkan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim pada Sabtu (3/1/2015) lalu, jenazah Hendra disemayamkan di Persemayaman Adi Jasa Jl Demak 90-92 Surabaya.

Baca Juga :   Datang ke Pasuruan, Calvin Jeremy Kagumi Bangunan Kuno dan Bakso

Menurut kerabat korban, hal ini dilakukan untuk memudahkan teman maupun kerabat korban untuk memberikan penghormatan terakhir.

“Disemayamkan di sini, untuk memberikan kesempatan kepada sanak saudara dan teman-teman Hendra untuk memberikan penghormatan terakhir,” terang Yunita Syawal, kakak korban.

Hendra Gunawan Syawal (23) dikenal sebagai anggota komunitas motor di Surabaya.Ia berangkat ke Singapura bersama 3 orang temannya sesama anggota komunitas motor, yakni David Gunawan DG terdaftar di manifest 37, Gani Chandra DG manivest 18 serta Prawiro harjo dimanivest 50.

“Dari empat orang yang berangkat, hanya seorang yang ditemukan. Hanya hendra saja, tiga yang lain belum ditemukan,” kata Iwan Andi, teman Hendra.

Hingga berita ini ditulis, sebanyak 9 jenazah yang berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Jatim sudah diserahkan kepada pihak keluarga yang bersangkutan. Pihak TNI-Polri yakin akan secepatnya melakukan identifikasi terhadap semua korban pesawat Airasia yang ditemukan.

Baca Juga :   Live Streaming wartabromoTV Haul Al Maghfurlah KH. Abd Hamid ke-36

“Semua korban yang ditemukan, pasti bisa didentifikasi. Tapi tergantung prosesnya. Jika sidik jarinya masih utuh hanya butuh beberapa menit saja utuk mengetahuinya,” kata Kapolri Jendral Soetarman saat bersama Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang mendatangi Polda Jatim. (hrj/yog)