Jualan Kambing Kurban, Pedagang Bawa Sajam dan Tidur di Dekat Kambing

442

Kejayan (wartabromo) – Jelang hari raya Idul kurban, para pedagang kambing mulai banyak dijumpai di sejumlah titik jalan di Kota dan Kabupaten Pasuruan. Mereka mendirikan lapak – lapak bertenda untuk puluhan kambing berbagai jenis yang dijualnya.

Menariknya, para pedagang kambing ini harus rela untuk tidur di dekat kandang kambing untuk menjaga agar hewan dagangannya tidak dicuri oleh orang – orang tak bertanggung jawab.

Seperti yang dilakukan oleh penjual kambing, Haji Somad (55) warga Desa Kurung Kecamatan Kejayan. Ia harus melengkapi dirinya dengan senjata tajam dan tidur beralaskan karpet agar hewan – hewannya tak dicuri saat malam tiba.

“Ini kita bawa celurit, tikar, bantal untuk tidur. Kalau gak gini, ya hilang, ” urainya saat ditemui wartabromo.

Menurutnya, tindakan ini dilakukan lantaran dirinya berjualan di dekat jalan raya sehingga sangat rawan untuk aksi kejahatan. Apalagi, saat ini menjelang pelaksanaan idul kurban, harga hewan mulai melambung tinggi.

“Itu satu ekor kambing bisa sampai 3 juta setengah. Ya, harus rela namanya juga sedang cari duit, ” kata pria yang mengaku berjualan kambing setiap menjelang hari raya idul kurban ini.

Berjualan di dekat jalan raya menjadi salah satu alternatif yang dia lakukan, lantaran banyak orang yang lebih memilih membeli hewan kurban yang lebih mudah dijangkau selain itu, harganya juga lebih murah dan bersaing.

“Kalau di pasar kan banyak makelarnya. Di sini langsung harga dari pedagang, ” promonya.

Dari pantauan wartabromo, sejumlah titik jalan kerap dijadikan sarana berjualan bagi para pedagang. Di Kota Pasuruan, kita bisa menjumpai para pedagang kambing di dekat perempatan purutrejo, dekat perempatan tembokrejo dan sejumlah titik lain. Mereka menjual kambing mulai dari harga Rp. 1,5 juta sampai Rp. 3,5 juta bergantung besar dan jenisnya. (yog/yog)