Green Peace Akan Dilibatkan Investigasi Pencemaran Sungai Wangi

320
Seorang warga Desa Baujeng, Kecamatan Beji menunjukkan contoh air yang diklaim diambil dari Sungai Wangi saat unjukrasa di kantor BLH Kabupaten Pasuruan 13 November 2014./dok.wartabromo.com

Beji (wartabromo) – Pencemaran Sungai Wangi di Beji, Kabupaten Pasuruan yang diduga dilakukan oleh sejumlah pabrik, menjadi perhatian kalangan aktivis lingkungan. Bahkan aktivis lingkungan internasional seperti Green Peace, siap turun ke lapangan untuk melakukan investigasi.

“Semalam kami sudah berkomunikasi dengan teman-teman di Green Peace. Agar jadi pantauan internasional. Karena sekecil apapun masalah lingkungan, sangat penting bagi kehidupan masyarakat luas,” kata Abd Wahid, Koordinator Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi-JK, Rabu (16/9/2015).

Sebelum Green Peace turun melakukan investigasi, warga dan aktivis lingkungan lain seperti Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), akan melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan Sungai Wangi yang sudah tercemar.

Bahkan Walhi Jatim juga sudah menyiapkan langkah untuk mendampingi masyarakat di lapangan. Langkah Walhi akan diawali dengan mendapatkan dokumen analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) serta dokumen tata ruang perusahaan dari ketujuh pabrik di sepanjang aliran Sungai Wangi.

“Teman-teman Green Peace menyatakan kesanggupannya dan siap turun untuk investigasi. Rencananya mereka akan turun ke lapangan sekitar 1 bulan ke depan,” imbuh Abd Wahid.

Pencemaran Sungai Wangi oleh limbah sejumlah pabrik kembali mencuat dengan adanya petisi yang ditujukan kepada Bupati Pasuruan, M Irsyad Yusuf. Petisi itu dilontarkan Seknas Jokowi-JK Jatim, relawan Jokowi-JK saat Pilpres 2014 lalu, yang diminta Presiden Joko Widodo untuk tetap berjuang membela kepentingan masyarakat.

Selain Bupati Pasuruan, petisi juga ditujukan kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pasuruan, DPRD Kabupaten Pasuruan, Gubernur Jatim, Menteri Lingkungan Hidup RI, Presiden Joko Widodo, serta sejumlah pabrik di sepanjang aliran Sungai Wangi. (hrj/hrj).