Pengidap HIV/AIDS Terbesar di Tretes dan Pandaan

0
371

ilustrasi hiv aidsPasuruan (wartabromo) – Penyebaran kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pasuruan lebih banyak di kawasan barat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan merilis lima besar kecamatan paling banyak terjadi kasus penyakit mematikan tersebut.

Lima kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Prigen yang selama ini dikenal dengan dunia malam di kawasan Tretes, Kecamatan Pandaan yang merupakan pusat perekonomian di kawasan barat, Kecamatan Bangil yang merupakan ibu kota kabupaten serta Kecamatan Sukorejo dan Purwosari terus ditumbuhi industri.

“Peredaran kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pasuruan yang paling tinggi ada di Kecamatan Prigen dengan 82 kasus, kemudian diikuti Kecamatan Pandaan yang mencapai 66 kasus, Bangil sebanyak 38 kasus, Sukorejo 32 kasus dan dan Purwosari sebesar 31 kasus,” kata Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Pasuruan Sementara itu, Dr Aris Budi Pratikto, Rabu (23/9/2015).

Hal itu disampaikan Aris Budi dalam Dialog Publik di Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan tema “Peran Serta Orang Tua dalam Membentengi Putra/Putri terhadap Penyalahgunaan Narkoba dan HIV/AIDS.”

Aris menambahkan sejak 2000 hingga akhir September 2015, tercatat sebanyak 984 warga Kabupaten Pasuruan menderita HIV/AIDS. Angka tersebut didominasi usia produktif, yakni usia 2 -29 tahun yang jumlahnya mencapai sekitar 300 orang atau sekitar 31%.

“Dari sebanyak 984 orang penderita HIV/AIDS, prosentase jumlah kaum adam lebih besar, yakni 58%, ketimbang kaum hawa sebesar 50%. Sedangkan 2% lainnya tidak jelas, karena kesamaan nama antara pria dan wanita,” jelasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf, yang juga jadi pembicara dalam dialog tersebut mengatakan pengawasan terhadap generasi muda menjadi sangat penting dilakukan untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

“PKK harus bahu-membahu dengan organisasi lainnya seperti Dharma Wanita, Muslimat, Fatayat dan lain-lain, untuk melawan penyebaran penyalahgunaan narkoba dan HIV/AIDS,” jelasnya. (fyd/fyd)