Krisis Air Bersih di Kabupaten Pasuruan Meluas

1047

pembagian air bersihKejayan (wartabromo) – Kemarau berkepanjangan menyebabkan krisis air bersih di Kabupaten Pasuruan meluas. Dari sebelumnya tujuh kecamatan kini bertambah di delapan kecamatan.

Data BPBD Kabupaten Pasuruan pada Oktober ini, terdapat 23 desa mengalami krisis air bersih terparah tersebar di Kecamatan Lumbang, Pasrepan, Lekok, Grati, Nguling, Kejayan, Winongan dan Puspo. Meski demikian tidak semua desa di kecamatan-kecamatan tersebut mengalami krisis air bersih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan terus menyuplai air bersih secara terus menerus ke 23 desa setiap hari.

Warga di desa-desa krisis air bersih sudah hafal kapan mobil tangki pembawa air bersih datang. Meski sudah hafal jadwal tersebut, warga harus antri satu jam sebelumnya agar kebagian air bersih.

Baca Juga :   Tangki Tumpah, Warga Berebut Ambil Tetes Tebu

“Warga sudah hapal waktunya truk tangki air bersih datang. Biasanya setiap pukul 10.00 pagi,” kata Abdul Majid, warga Desa Benerwojo, Kecamatan Kejayan, di sela pembagian air bersih, Rabu (7/10/2015).

Majid membenarkan warga biasanya mengantri sejak satu jam sebelum truk pembawa air bersih datang. Hal itu dilakukan karena mereka khawatir tidak kebagian air bersih.

“Satu jam sebelum air datang warga sudah berjajar antri,” pungkasnya.

BPBD sendiri selama ini dibantu dinas terkait dan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setiap hari. (hrj/hrj)