Bandara Abdurrahman Saleh Kembali Ditutup

463
Foto : Sundari AW (WARTABROMO)

Malang (wartabromo) – Setelah sempat dibuka untuk penerbangan sipil pada Senin (14/12/2015), hari ini Selasa (15/12/2015) pukul 10.00, kegiatan penerbangan sipil melalui Bandar Udara Abdulrachman Saleh ditutup kembali hingga besok. Penutupan sementara pertama kali dilakukan pada Jumat, 11 Desember 2015.

Untuk sementara semua penerbangan dari dan menuju Bandara Abdurrahman Saleh dialihkan ke Bandara Juanda Surabya. Peniadaan semua penerbangan sipil dari Malang ke Jakarta dan Denpasar dilakukan lantaran kegiatan vulkanik Gunung Bromo masih sangat fluktuatif.

“Pantau dari satelit himawari milik kami, terdeteksi adanya pergerakan abu vulkanik mengarah ke bandara Abdurrahman Saleh. Sehingga, direkomendasikan untuk ditutup demi keselamatan penerbangan,” ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Wilayah III Juanda Bambang Setiadjid.

Ia mengatakan untuk dibukanya kembali kegiatan penerbangan sipil dari Malang ke Jakarta dan Denpasar melalui bandar udara yang berlokasi di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, itu tergantung pada notice to airmen (notam) terbaru yang dikeluarkan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) alias AirNav Indonesia.

“Penutupan ini berlaku selama 24 jam. Penerbangan ditutup sampai besok dan itu tergantung notam dari AirNav juga,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), abu vulkanik terpantau keluar dari mulut kawah sejak tiga hari terakhir setinggi 1.500 meter dari bibir kawah atau 3829 mdpl. Saat ini, abu vulkanik mengarah ke barat dan barat laut atau menuju Kabupaten Malang dan Pasuruan. Sementara, dengan gempa tremor terjadi antara 4 mili meter hingga 28 mili meter, dominan 8 mili meter.

“Hari ini mengarah ke Barat dan Barat Laut, kami sudah berkoordinasi dengan pihak otorita penerbangan,” kata Kepala PVMBG Pos Bromo Ahmad Subhan. (saw/fyd)