Kantor Gafatar Pasuruan Sudah Ditinggal Penghuninya

806
Rumah mantan anggota Gafatar di Beji, Kabupaten Pasuruan.

Beji (wartabromo) – Organisasi terlarang Gafatar pernah eksis di Kabupaten Pasuruan. Organisasi yang terdaftar sebagai Ormas di Bakesbangpol ini memiliki kepengurusan lengkap dengan kantor.

Saat wartabromo.com, mendatangi kantor Gafatar di Desa Beji, Kecamatan Beji, Kamis (14/1/2016), kantor yang sekaligus sebagai rumah tinggal tersebut tampak sepi. Rumah berwarna oranye berpagar besi tinggi tersebut seperti lama tidak ditempati.

Menurut penuturan warga, rumah tersebut sudah dijual ke orang lain dan penghuninya sudah pindah ke Kalimantan sejak dua bulan lalu.

“Rumah ini sudah dijual sejak dua bulan lalu. Pemiliknya pindah ke Kalimantan,” kata Kades Beji, Elok Dwi, di lokasi.

Rumah tersebut dulunya ditempati salah seorang pengurus Gafatar, Widji Widodo dan istrinya Yasmin serta tiga anaknya.

Baca Juga :   Sebelum Dijual, Maling di Lumajang Sembunyikan Sapi Disini

Penghuni rumah tersebut selama ini dikenal baik dalam kehidupan sosial. Namun terkait kegiatan keorganisasian, warga mengaku tidak mengetahui secara jelas karena tidak pernah dilibatkan.

Kegiatan organisasi seperti pengajian dan lainnya hanya diikuti anggotanya saja. “Biasanya di luar, tidak di rumah ini sehingga warga juga nggak ngerti,” pungkas Elok. (fyd/fyd)