Pamit Anaknya Ziarah, Ayah Muda Tewas Terlindas Truk Gula

1552
Jasad korban di kamar mayat RSUD dr Moch. Sholeh Probolinggo. (Foto: Sundari A.W/wartabromo.com)

Wonoasih (wartabromo) – Niatnya hendak ziarah kubur, karena masa liburan hampir habis, Rudi Pramono, warga Perum Leces permai D-02 Desa/Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo tewas tergilas truk gandeng, Kamis (14/7/2016). Korban tewas setelah paha kiri hingga punggung kiri atas robek akibat tergilas roda belakang truk nopol P 9509 UY.

Sebelumnya, korban berpamitan hendak berziarah ke makam kerabat di Triwung. Sesampai di TKP, tepatnya di jalan Ir. Soetami, korban berniat mendahului truk yang menggilasnya.

Tapi, lantaran berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, korban oleng ke arah truk. Tak bisa menyeimbangkan motor bebek nopol N 2710 PW yang ditumpanginya, korban malah jatuh ke arah truk. Akibatnya, roda belakang kanan truk gandeng tersebut pun langsung menggilas tubuh korban. Korban pun tewas ditempat kejadian perkara.

“Tadi sempat pamit ke anaknya, papa pergi dan tak kembali. Mungkin itu menjadi pertanda,” kata Gita, istri korban, ditemui di kamar mayat RSUD Dr. Moch Saleh.

Tangis wanita muda inipun pecah dan tak berhenti, mendapati suaminya yang tinggal nama. Beberapa kerabat, turut mendampinginya. Tangis Gita kembali meluap, ketika ibu kandung korban datang dan menangis histeris.

Terkait kejadian ini, truk gandeng bermuatan 30 ton gula merah dari Jember tujuan Surabaya ini, diamankan di Rubasan Kota Probolinggo. Begitu pula dengan sopirnya, Sugiman (30), warga desa gambiran, kabupaten banyuwangi.

Sementara Unit Laka Polresta Probolinggo pun masih melakukan penyelidikan. “Masih kami selidiki lebih lanjut, penyebab kecelakaan yang menewaskan korban,” kata Kanitlaka Iptu Agus Wahyono. (saw/fyd)