Berkaki Kecil, Kakak Adik di Pasrepan Hidup dari Belas Kasih Orang Lain

934

Pasrepan (wartabromo) – Jika boleh berharap maka dua kakak adik asal Dusun Tegalrejo Rt 02 Rw 05, Desa Petung Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan ini tentu berharap agar mereka bisa hidup normal seperti layaknya orang pada umumnya. Bekerja dan mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan sehari – harinya.

Namun kenyataannya tidak demikian, Samali (36) dan Amada (32) justru harus menantikan belas kasih orang lain untuk bisa makan lantaran kondisi cacat fisik yang diderita keduanya.

Mereka sejak kecil sama – sama menderita kelainan pada kedua kakinya lantaran penyakit yang dideritanya yakni kakinya mengecil sehingga tak bisa untuk jalan dengan normal.

“Kasihan mas. Dia tidak dapat bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sehari – hari,” kata Supriyadi, warga setempat pada wartabromo.

Baca Juga :   Ini Jawaban GP Ansor Terkait Parkir Pantai Bentar

IMG-20161118-WA0022Menurutnya, sejak kecil keduanya sempat dirawat oleh ibunya. Namun pada tahun 2010 silam, ia meninggal sehingga kini keduanya tak ada yang merawat.

“Dulu ya dirawat ibunya. Tapi sekarang mereka cuma mengandalkan belas kasih tetangga,” tutur Supriyadi.

Beruntun, pihak pemerintah desa setempat telah berupaya untuk membantu biaya kehidupan sehari – hari Samali dan Amada dengan cara memberikan bantuan berupa beras dan kebutuhan lainnya.

“Kita sudah mengupayakan bantuan sebisa mungkin mas. Biasanya ada petugas Desa kerumahnya seminggu atau sepuluh hari sekali untuk mengecek ketersediaan bahan pangan dirumahnya,” Jelasnya.

Pihaknya berharap ada yang dapat membantu meringankan beban yang di alami keduanya. Pasalnya melihat kehidupan kedua bersaudara yang sama mengalami penyakit pengecilan dibagian kaki tersebut sangat memprihatinkan. (ros/yog)

Baca Juga :   Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara