Anak Gemar Nonton YouTube Gak Jelas, Jadi Inspirasi Lagu ‘Bocah Kampung’

717

Tongas (wartabromo) – Bocah Kampung, lagu bergenre rap yang dinyanyikan oleh anak SD asal Desa Bunot Kecamatan Tongas Probolinggo kian terkenal. Sejumlah stasiun televisi nasional pun mengundangnya sebagai bintang tamu.

Dibalik kesuksesan tiga bocah SD tersebut, terdapat nama Ridho Muhammad (23), warga Desa Bunot, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Pria yang membuat video klip anak – anak tersebut sekaligus mengunggahnya ke laman YouTube.

Pria single inilah yang membuat lirik lagu, aransemen musik, hingga konsep video. Bahkan penyuntingan video pun dia lakukan sendiri.

Ridho Muhammad menuturkan ide awal membuat lagu ‘Bocah Kampung’ muncul saat melihat anak-anak di kampungnya sering menonton YouTube. Padahal tak jarang konten dewasa yang tak semestinya ditonton terpajang di sana.

“Saya kemudian menegur dan merayu mereka dengan cara mengajak membuat video,” tuturnya.

Tak hanya itu, keprihatinan tersebut ia wujudkan dengan membuat lagu yang kekinian. Selain itu, juga memiliki pesan moral sewajarnya untuk usia anak sekolah.

Ridho mengatakan, sebenarnya bukan hanya Alfariza, Afif, dan David, yang ditawari untuk menjadi Rapper Bunot (Desa Bunot). Namun, anak-anak kampung lainnya tidak ada yang berminat.

“Yang lain sudah, tapi hanya mereka bertiga yang mau. Akhirnya mereka yang menjadi vokal dalam lagu Bocah Kampung,” terang Ridho.

Mahasiswa jurusan TI Desain Grafis STMIK Asia Malang ini, berharap dengan muncul lagu tersebut, anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh sinetron dan vlog, yang tidak semestinya anak di bawah umur lakukan. Selain itu, tumbuh kesadaran dari orang dewasa agar mengajarkan anak-anak untuk belajar dan berkarya.

“Kualitas anak desa itu tidak kalah dengan anak kota, jika diasah dan tersalurkan dengan baik. Lewat karya nyata kita bisa menyampaikan kritik sosial yang terjadi,” pungkasnya.

Video Klip ‘Bocah Kampung’

(saw/yog)