Rapatkan Barisan Hadapi MEA, Kadin dan Unmer Pasuruan Tandatangani MOU dan Gelar Seminar

936

Pasuruan (wartabromo.com) – Ada beragam cara dilakukan untuk menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), salah satunya dilakukan oleh Kamar Dagang dan Indutri (kadin) Kota Pasuruan yakni merapatkan barisan dengan dunia pendidikan tinggi salah satunya dengan Unmer Kota Pasuruan.

Kadin Kota pasuruan berkerja sama dengan Universitas Merdeka Pasuruan melakukan penandatanganan MOU kerjasama serta menggelar Seminar khusus yang dihadiri oleh Kepala Daerah yakni Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan sebagai salah satu narasumbernya, Rabu (14/12/2016).

Penandatangan tersebut dilakukan oleh Ketua Kadin Kota Pasuruan dan Universitas Merdeka Pasuruan disaksikan oleh Walikota Pasuruan.

IMG-20161215-WA0000

Seminar bertema ‘Kota Pasuruan Lebih Sejahtera, Mandiri dan Berdaya saing di Bidang Jasa Perdagangan dan industri’ dilaksanakan di Aula dan ruang MKDU mulai pagi dan malam hari.

Walikota Drs.H. Setiyono, Msi, yang hadir terpisah dengan Wawali dalam pemaparannya menuturkan, Kota Pasuruan dikenal sebagi segitiga emas. banyak industri potensial seperti logam dan meubel yang harus selalu dilakukan pembinaan kedepannya.

“Kita harus terus menciptakan sentra – sentra UMKM di Kota Pasuruan, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dra.Hj. Puji Pangestu Lestari selalu Ketua Kadin Kota Pasuruan menyampaikan pula semangat kewirausahaan yang harus selalu ditanamkan terutama dikalangan mahasiswa. Keuletan dan keberanian serta perhitungan dalam wirausaha diperlukan untuk berdaya saing di MEA nanti.

“Semua yang ingin berwirausaha haruslah berani rugi terlebih dulu dan mahasiswa harus menanamkan jiwa enterpeuner jangan bergantung kepada kerja pegawai negri atau buruh pabrik saja, ” pesannya.

Terpisah, Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo yang menutup kegiatan seminar, Rabu (14/16/2016) malam, menyampaikan dorongan dan semangat kewirausahaan harus diciptakan dengan keberanian.

IMG-20161215-WA0004

Pria yang juga pengusaha tersebut berpesan agar masyarakat terutama kalangan wirusaha tidak tanggung untuk meraih kemajuannya.

“Dalam dunia usaha hanya ada kata maju, maju atau hancur sekalian, ” Katanya saat menjadi keynote speaker bertema mempersiapkan pengusaha-pengusaha berkarakter profesional. (**/**)