Dihantam dan Diseret Kereta Api Sri Tanjung, Pengemudi Honda Jazz Meninggal Dunia

1068

Leces (wartabromo.com) – Sebuah mobil sedan dihantam kereta api Sri Tanjung jurusan Jogjakarta-Banyuwangi saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Leces, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Selasa petang (31/1/2017). Akibatnya, sang sopir mobil nass tersebut meninggal dunia setelah terseret sepanjang 20 meter.

Informasi yang didapatkan wartabromo.com, kejadian bermula saat Soni Candra (50) warga Perumahan Leces Permai Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo yang mengendarai mobil jazz nomor polisi F 1375 GJ dihantam kereta api Sri Tanjung, saat hendak melintas di perlintasan kereta api.

Mobil korban sempat terseret hingga 20 meter dan akhirnya terperosok ke sawah. Karena kuatnya benturan, mobil korban hancur pada body sisi kanan dan depan. Sementara sang sopir sempat dilarikan ke rumah sakit dr Muhammad Saleh namun akhirnya meninggal dalam perjalanan.

IMG-20170131-WA0080

“Saya berada tepat dibelakang mobil korban dengan mengendarai motor. Saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu,korban tidak berhenti sedikitpun hingga akhirnya kereta dari arah utara langsung menghantam mobilny,” tutur Saksi mata Sriatun.

Anggota unit Laka Lantas Satlantas Polres Probolinggo yang datang, langsung melakukan olah tempat kejadian serta meminta keterangan beberapa saksi.

“Diduga korban lalai saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Saat kereta datang, posisi kendaraan sudah di atas rel dan mesin mati,” kata Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP. Tri Nuartiko.

Catatan wartabromo, perlintasan tanpa palang pintu di Desa Leces ini sering memakan korban. Sebelumnya dua pelajar Sekolah Menengah Atas yang mengendarai motor tewas dihantam kereta api di lokasi ini.

Warga berharap pihak terkait segera membangun palang pintu di perlintasan ini. Karena lokasi ini selalu ramai dengan aktifitas sekolah dan perumahan warga. (rud/saw)