Habib Hadi Atur Ulang Strategi Jelang Pilwali 2018

2391

Kademangan (wartabromo) – Pemilihan Walikota Probolinggo masih akan dilangsungkan pada 2018 mendatang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo. Meski begitu sejumlah nama mulai menggeliat untuk maju dalam ajang tersebut, salah satunya Habib Hadi Zainal Abidin, pengasuh Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan,

Ketua DPC PKB Kota Probolinggo itu menyatakan, dirinya memang akan maju dalam Pilkada 2018 mendatang. Tekadnya untuk maju, selain ingin memberikan perubahan yang positif bagi Kota Probolinggo, juga karena dukungan masyarakat yang begitu kuat. “Motivasi dan semangat untuk ikut andil memajukan Kota Probolinggo karena saya kelahiran Probolinggo,” katanya, Jumat (3/3/2017).

Bila diberi amanah dan terpilih menjadi wali kota, pria yang kini menjadi anggota DPR-RI itu mengatakan bakal mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki Kota Probolinggo. Habib Hadi juga ingin mengajak semua stakeholder untuk bekerja sama menuju kemajuan.

Baca Juga :   Mengaku Sering Digerayangi, 6 Siswi Laporkan Guru Agama ke Polisi

IMG-20170303-WA0064

Ditanya tentang calon wakil wali kota, mantan anggota DPRD Jatim ini sudah mempertimbangkan lima figur. Hanya saja, ia masih enggan menyebut identitas kelima figur yang dimaksud. Termasuk apakah dari unsur politisi, birokrasi, pengusaha ataupun unsur lainnya. Yang jelas, calon wakil harus memiliki kesamaan konsep dan pemikiran.

Pria yang kini menjadi anggota DPR RI Dapil IV Jatim (Jember-Lumajang) ini mengatakan, figur yang ia pilih benar-benar nantinya harus figur yang punya elektabilitas dan popularitas tinggi. Pihaknya tak ingin mengulangi kesalahan pada Pilwali 2013 silam. “Strateginya berbeda dengan yang lalu. Selain perkuatan internal, kami akan selektif dengan figur yang nantinya dipilih,” ujarnya.

Pada  Pilwali 2013, pasangan Habib Hadi Zainal Abidin-H Kusnan (Handalanku) hanya meraih 20.134 suara atau 15,08 persen dan menduduki posisi paling buncit dari tiga pasangan calon (paslon) lainnya. Pasangan Handalanku kalah dari paslon Hj. Rukmini-Suhadak (Harus Pas) yang meraih posisi teratas dengan 48.326 suara aau 36,19 persen. Di urutan kedua, pasangan Zulkifli Khaliq-Maksum Subani (Zam-zam) dengan raihan 41.813 suara atau 31,31 persen. Kemudian, posisi ketiga yakni pasangan Dewi Ratih-Ashad Anshari (Deras) mendapat 23.260 suara atau 17,42 persen. (saw/saw)