Pulang Kangen Anak, DPO Pembunuhan Diamankan Polisi

611

Pakuniran (wartabromo) – Setelah kabur selama 1 tahun lebih, Solihin (29), warga Dusun Klembun Timur, Desa Ranon, Kecamatan Pakuniran, akhirnya ditangkap polisi. Pelaku pembunuhan terhadap Sukari (57) tersebut, ditangkap saat pulang untuk menjenguk Irwan (1), anaknya.

Penangkapan ini menurut Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, berawal dari informasi warga bahwa Solihin, yang kabur setelah membunuh, akan pulang ke rumahnya untuk menjenguk anaknya pada Jumat (17/3/2017). Polisi yang mendapat infomasi kemudian melakukan penyanggongan di sekitar rumah pelaku. Namun, ia tidak langsung ke rumahnya, melainkan mampir ke rumah temannya di Blok Pasar Senin Desa Alas Nyiur, Kecamatan Besuk.

“Dia diamankan oleh anggota kami di rumah temannya. Tersangka ini sempat melarikan diri ke Wonosobo Jawa Tengah selama lebih satu tahun. Namun, ia pulang ke Probolinggo karena kangen dengan anaknya yang ia tinggal sejak kasus tersebut,” ujar Kapolres, Senin (20/3/2017).

IMG-20170320-WA0137

Baca : Dituduh Punya Santet Sukari Bunuh Tetangganya

Kepada polisi, Solihin mengaku dalam pelariannya sempat bersembunyi di Goa Sekarsari di hutan Pegunungan Argopuro. Di goa yang berjarak sekitar 3 kilometer dari rumahnya itu, ia bertahan selama selama 3 hari. “Saya makan daun-daunan untuk bertahan hidup. Saya terpaksa melarikan diri karena khawatir anak saya tidak ada yang memberi nafkah jika saya menyerahkan diri,” tuturnya kepada penyidik.

Baca : Sukari Dibunuh Karena Dituduh Santet Istri Pelaku

Ia juga menuturkan terpaksa membunuh Sukari (57), warga Dusun Klembun Timur RT 01 RW 01, secara spontanitas pada Sabtu (27/2/2016) sekitar pukul 19.30. Saat itu, korban tengah duduk di ruang tamu rumahnya bersama keluarga. Tanpa basa-basi, Solihin menyabetkan sebilah clurit ke tubuh Sukari. Tak ayal, serangan yang secara tiba-tiba itu mengenai dada kiri korban. Meski ambruk, pelaku tak berhenti menyabetkan cluritnya ke bagian tubuh lainnya. Melihat korban tak berdaya, pelaku kabur kearah hutan yang gelap gulita.

Motif pembunuhan ini didasari dugaan korban mempunyai ilmu santet dan telah menyantet Rohmatul Nurus Ilmi (23), istri tersangka. Solihin membunuh karena ingin balas dendam. Dimana, satu jam sebelumnya atau sekitar 18.30, Rohmatul meninggal dunia karena sakit. Diketahui, Rohmatul sudah lama sakit dan tak kunjung sembuh.

Antara pelaku dengan korban masih ada hubungan kekerabatan, dimana Rohmatul merupakan keponakan dari Sukari. Bahkan, tempat tinggal keduanya hanya berjarak sekitar 25 meter dan hanya diselingi satu rumah saja. (saw/saw)