Terkait Atap SDN Kutorejo II Ambruk, Irsyad : Tuntut Saja

790

Pandaan (wartabromo.com) – Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf prihatin menyusul ambruknya atap gedung SDN Kutorejo II, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Pihak-pihak yang merasa dirugikan pun disebutnya bisa melapor ke pihak berwenang.

“Tuntut saja,” singkat Irsyad Yusuf melalui pesan WhatsApp, Jumat (8/9/2017).

Penegasan sikap tersebut ditujukan kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, seperti wali murid terutama pihak SDN Kutorejo II, Pandaan.

Dari ungkapan itu, ia menegaskan peristiwa ini menjadi perhatian serius. Pasalnya, program yang seharusnya dapat menjadi penguat pendidikan di Kabupaten Pasuruan itu justru memunculkan masalah baru.

Sebagaimana diketahui, akibat kejadian ini, setidaknya proses belajar mengajar siswa untuk beberapa waktu ke depan terganggu.

Terlebih lagi kepala sekolah, Hariyanti sempat menyebutkan, pelaksana proyek selama melakukan aktifitas rehabilitasi gedung tidak komunikatif, bahkan terkesan asal bekerja.

“Kami tidak dilibatkan, pelaksana ujug-ujug mengerjakannya saja. Langsung main pasang sana-pasang sini,” sesal Hariyati beberapa waktu lalu.

Upaya hukum oleh Irsyad dipandang tepat. Pasalnya, diketahui rehabilitasi gedung itu bersumber dari APBD, dengan nilai kontrak sebesar Rp 91.578.000. Dengan upaya hukum itu pula, dimungkinkan juga nanti dapat diketahui secara persis penyebab ambruknya atap gedung.

Runtuhnya atap gedung kelas 6 A dan B di SDN Kutorejo II, Jalan Raya Pasar Baru Pandaan,Kuti II, Kelurahan Kutorejo Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (7/9/2017) malam masih misterius. Sampai kini, belum ada yang mengetahui penyebab runtuhnya atap bangunan yang masih pada tahap rehabilitasi tersebut.(ono/ono)