Tim Labfor Bawa Sampel Abu dan Kabel Terbakar di Puing Kios Belakang Puskesmas Bukir

661

Pasuruan (wartabromo.com) – Tim Labfor Polda Jatim mengambil sampel berupa abu dan kabel yang berada pada puing-puing salah satu kios diduga sebagai titik awal kobaran api di pasar mebel Bukir Kota Pasuruan. Sampel tersebut selanjutnya akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Kompol Handi, koordinator tim menuturkan sampel abu dan kabel dari sisa-sisa terbakar tersebut dianggap menjadi bahan utama untuk melengkapi serangkaian peristiwa kebakaran.

“Selain kabel dianalisa, sampel abu nanti kami inject, untuk mengetahui apakah ada unsur-unsur seperti minyak dan lain sebagainya,” ujar Kompol Handi, Rabu (13/9/2017).

Proses penyelidikan yang difokuskan pada kios milik Elok tersebut berlangsung selama lebih 90 menit.

Disebutkan, selain mengumpulkan sampel, pihaknya juga mencatat dan memastikan kondisi maupun bentuk ruangan kios, yang diketahui berjajar sebanyak empat unit itu.

Salah satu keterangan tersebut didapatkan dari Fuad, suami Elok sekaligus pemilik kios.

Diketahui keempat kios yang berada di sebelah selatan areal pasar sentra mebel tersebut merupakan titik awal berkobarnya api yang membakar sedikitnya 24 kios permanen dan 7 kios semi permanen.

Sejumlah pekerja yang tengah lembur bekerja saat peristiwa kebakaran menuturkan, sebelum mengetahui kobaran api, beberapa orang sempat diketahui juga bekerja di areal empat kios belakang Puskesmas ini.

Kemudian diceritakan, kebiasaan pekerja di tempat itu adalah membakar sisa bahan-bahan seperti cat tak terpakai hingga bahan campuran kimia lain serta serpihan kayu sisa pengolahan.

“Biasanya memang dibakar, tapi kalau semalam saya tidak tahu apakah memang ada bakar-bakaran (sisa bahan pekerjaan mebel),” ujar seorang pria enggan menyebutkan namanya.

Diwartakan, Pasar mebel di Bukir Kota Pasuruan dilalap si jago merah sekira pukul 23.30 WIB, Selasa (12/8/2017) malam.

Api yang tiba–tiba membakar tumpukan mebel dan kayu di lokasi tersebut sontak membuat panik warga hingga para pemilik kios saat itupun berdatangan ke lokasi.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Sejumlah warga di lokasi, mengetahui setelah adanya kepulan asap dan api yang membumbung tinggi ke angkasa di lokasi belakang pasar mebel. (ono/ono)