Ban Mobil Lepas saat Roadshow, Jadi Ajang Gus Irsyad Serap Aspirasi

1003

Pasuruan (wartabromo.com) – Serap aspirasi masa kampanye bisa dimana dan kapan saja. Gara-gara ban mobil anggota rombongan terlepas, jadi ruang Irsyad Yusuf (Gus Irsyad), menyerap aspirasi, sekaligus mengetahui perkembangan pertanian di kawasan Pegunungan Bromo di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Peristiwa itu ketika Gus Irsyad, rombongan dua mobil, roadshow ke kawasan Pegunungan Bromo. Sedianya, ia mendatangi kepala desa di kecamatan itu, untuk mendapatkan masukan bagi pemerintahan Kabupaten Pasuruan 5 tahun ke depan.

Tapi muncul sedikit insiden. Belum sampai di tujuan, ban mobil dari anggota rombongannya terlepas. Terpaksa perjalanan terhenti. Apesnya, dua mobil yang digunakan tidak membawa peralatan apapun, tertinggal.

Waktu berhenti dan memeriksa ban mobil yang terlepas, kebetulan rombongan berada di sekitar lahan pertanian.

“Tiba-tiba datang dua petani. Mereka menyapa dan bertanya tentang mobil yang rusak, sekaligus ngobrol-ngobrol,” ujar Gus Irsyad diiring tawa.

Cukup lama obrolan berlangsung, salah seorang petani seksama mengamati wajahnya. Hingga kemudian terkejut, setelah menyadari tengah ngobrol dengan bupati non-aktif yang mencalonkan lagi.

Mengetahui sosok yang dihadapinya, kedua petani itu kontan memanggil teman-temannya yang lain. Hingga lokasi tempat ban mobil terlepas itu justru ramai dikerumuni warga.

Beramai-ramai para petani mendatangi Calon Bupati Pasuruan yang diusung PKB, Partai Nasdem, Golkar, PDIP, Gerindra, PPP, Hanura, Demokrat dan PKS ini.

Obrolan di tengah jalan sekitar lahan pertanian di kawasan Pegunungan Bromo itupun kian gayeng.

Tanpa protokoler mereka bicara bebas, menyampaikan keluhan hingga terobosan untuk meningkatkan produktifitasnya.

“Bahkan mereka bangga menunjukkan pupuk organik yang dibuatnya kelompok petani itu, ternyata bisa membuat kondisi tanah makin subur dan mendatangkan hasil lebih besar,” imbuh Gus Irsyad.

Bukan hanya sebatas mengobrol di lokasi ban mobil lepas, Gus Irsyad pun diajak berkeliling ke kelompok paguyuban petani. Dan ditunjukkan cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing.

“Usaha inovatif dari para petani seperti itu harus terus didukung dan didorong agar berkembang,” ucapnya kemudian.

Diketahui, Pilkada Kabupaten Pasuruan hanya diikuti satu calon pasangan tunggal, yakni Pasangan Irsyad Yusuf dan Mujib Imron (Adjib). Semua partai parlemen sepakat mendukung Pasangan Adjib untuk memimpin Kabupaten Pasuruan 5 tahun mendatang. (hrj/ono)