Kepala Dusun Terlibat Jaringan Pencuri Hewan di Probolinggo

1009

Probolinggo (wartabromo.com) – Buronan spesialis pencurian hewan ternak sapi Topo alias ‘Pak Kampung’ Topo (35), warga Desa/Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, dibekuk tim Buser Satreskrim Polres Probolinggo. Kepala Dusun Raab, Desa Bantaran itu, dicokot dua rekan termasuk jaringannya, yang ‘bernyanyi’ ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP.Riyanto membenarkan jika tersangka sudah lama menjadi target penangkapan. Namun, Topo selalu berkelit ketika akan ditangkap oleh polisi. Tetapi berkat kesigapan anggota Buser, ia berhasil ditangkap.

“Topo ini sudah masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus pencurian dengan pemberatan,” ujarnya kemarin.

Riyanto menuturkan, Topo merupakan pelaku pencurian 2 ekor sapi milik Sahri, warga Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces. Namanya muncul setelah dua rekannya, yakni Dahlan dan Samin yang lebih dulu tertangkap, menyebut nama Topo.

“Jaringan Topo dikenal sadis jika melakukan aksi pencurian. Bermodal clurit dan bondet (bom ikan), mereka kerap kali membikin takut warga jika aksinya dipergoki,” kata Riyanto.

Dua rekan Topo yang sudah ditangkap itu, kini tengah menjalani masa tahanan. Keduanya menjalani kurungan setelah dinyatakan melakukan tindak pidana pasal 363 KUHP. “Kasus itu masih kami kembangkan, kemungkinan ada pelaku lain yang masuk dalam jaringan ini, termasuk penadahnya,” tutur mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota ini.

Tertangkapnya sindikat curwan yang dikenal sadis ini diharapkan mampu mengungkap pelaku lain. Pelaku tindak pidana curwan dan begal di wilayah hukum Polres Probolinggo menjadi prioritas penanganan Kamtibmas.

“Untuk Curwan dan begal menjadi perhatian dan anggota jajaran kami sebar di titik rawan dua perkara itu. Kami berharap peran masyarakat menghubungi polisi jika ada kejadian menonjol,” tandas Riyanto. (saw/saw)