Salip Truk Gandeng, Penjual Bensin Tewas Meregang Nyawa

484

Probolinggo (wartabromo.com) – Niat hati mengais rezeki untuk keluarga, namun peristiwa naas menimpa Mustaji (46), warga Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Ia tewas terlindas truk gandeng di jalan raya Pantura Probolinggo-Banyuwangi ruas Desa Karang Anyar, Kecamatan Paiton, Selasa malam (27/3/2018).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, semula Mustaji berkendara dari arah barat ke timur dengan menggunakan sepeda motor matic nopol N-6975-PK. Ia membawa jerigen untuk kulakan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Karang Anyar.

Sesampainya di barat pom, Mustaji berusaha mendahului truk gandeng dengan nopol P-9988-UZ yang dikemudikan Elok (55), warga Desa Buduran RT 01 RW 10 Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Diduga saat mendahului truk itu, Mustaji kurang hati-hati sehingga setang motornya menyenggol bodi truk. Mustaji bersama motornya oleng dan terjatuh ke sisi kanan atau selatan.

Naasnya, dari arah berlawanan muncul sebuah kendaraan roda empat yang tidak diketahui nopolnya, dengan kencang. Kedua kendaraan kemudian terlibat benturan. Warga RT 03 RW 01 itupun, terpental kembali ke sisi utara dan terlindas roda kanan truk gandeng. Bahkan, tubuhnya terseret beberapa meter dari titik tumbukan.

“Kecelakaan ini karena faktor manusia yang tidak memperhitungkan kecepatan saat menyalip kendaraan lain. Dari analisa anggota, korban ini berusaha mendahului kendaraan lain, kemudian dari arah berlawanan juga muncul kendaraan lain. Sehingga ia gugup dan menyenggol bodi truk yang hendak disalip,” terang AKP Ega Prayudi, Kasatlantas Polres Probolinggo.

Akibat terlindas truk gandeng itu, tubuh Mustaji hancur. Ia tewas di lokasi kejadian perkara (TKP) dengan sejumlah luka di tubuhnya. Sementara pengemudi truk gandeng beserta motor korban diamankan ke pos Lantas Sumber Lele, Kecamatan Kraksaan.

“Kami tengah mencari kendaraan lain yang terlibat. Dimana kendaraan yang tak dikenal tersebut melarikan diri pasca terlibat laka lantas. Minimnya saksi mata membuat kami kesulitan untuk mengetahui nopol dan pengemudi kendaraan tak dikenal itu,” tandas AKP Ega. (cho/saw)