Berebut Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan, 3 Kandidat Sampaikan Visi Misi

1635

Pasuruan (wartabromo.com) – Tiga kandidat Direktur PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kabupaten Pasuruan, telah sampaikan visi misi di hadapan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (23/4/2018). Pada prosesnya, dewan kemudian merekomendasi nama kepada panitia seleksi (pansel) untuk ditetapkan sebagai direktur.

Tiga kandidat calon Direktur PDAM, yakni Za’ari, Mohammad Khairul Anwar dan HM Arif Syaridun, sebelumnya telah dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan, hingga akhirnya menyampaikan visi misi di hadapan Komisi II dan pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan.

Ketiganya memaparkan rencana dan bangunan kemajuan PDAM Kabupaten Pasuruan ke depan.

Andri Wahyudi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan, paparan visi misi sangat penting, karena calon dirut PDAM Kabupaten Pasuruan harus memiliki perencanaan matang dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan PDAM.

Baca Juga :   Aliansi Lintas Parpol dan Lintas Caleg Lurug Panwaslu

Dijelaskan, persoalan pelayanan kepada pelanggan yang masih belum maksimal, kecepatan penanganan kerusakan (jaringan, pipa dan hal teknis lainnya), keuntungan yang tak sesuai harapan. Namun, hal paling utama adalah dapat memanfaatkan limpahan air umbulan dikaitkan dengan proyek SPAM Umbulan. Diketahui, Kabupaten Pasuruan mendapatkan alokasi pemanfaatkan sumber Umbulan sebesar 410 liter per detik, bersama empat daerah lain di Jatim yang juga bakal mendapatkan asupan limpahan air Umbulan.

“Yang paling urgent adalah bagaimana bisa membuat 420 liter per detik air umbulan untuk Kabupaten Pasuruan bisa dijual ke pelanggan. Direktur PDAM harus punya proyeksi dan gambaran caranya seperti apa. Tapi saya tegaskan di sini bahwa bukan berarti yang lain tidak penting, seperti maintenance dan pelayanan pelanggan, itu sama-sama pentingnya,” kata Andri di sela-sela acara.

Baca Juga :   Seratus Sekolah Inklusi Akan Dibentuk di Probolinggo

Hanya saja, ketika paparan berlangsung, Andri dan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan lainnya sempat dibuat ragu, lantaran ketiga kandidat tidak membawa sertifikat pelatihan manajemen air yang melengkapi administrasi calon direktur PDAM.
“Katanya sih ada di rumah, makanya kita sempat tertawa. Tapi kita buat mereka tegas. Kalau ada, ya harus ada, dan mereka menjawab punya. Ya sudah, kita percaya,” tegasnya.

Sementara itu, setelah paparan Visi Misi selesai, DPRD akan menyerahkan rekom satu nama yang akan menjadi Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan pada tanggal 30 April mendatang. Kata Andri, penyerahan rekom tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang menjelaskan bahwa 14 hari setelah pemaparan, akan dilanjutkan dengan pemberian rekom.

Baca Juga :   Tangkap Maling, Intel Kodim Probolinggo Nyaris jadi Korban Amuk Massa

“Kami akan segera berunding untuk menentukan siapa yang layak dan pantas menjadi Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan. Setelah kami putuskan, maka akan kami serahkan satu nama kepada pansel,” beber dia. (mil/ono)