Takut Diburu, Satu Terduga Teroris di Probolinggo Menyerahkan Diri

950

Probolinggo (wartabromo.com) – Hingga Jumat (1/6/2018), Densus 88 Anti Teror telah mengamankan 11 terduga teroris di Probolinggo. Dari sebelas orang itu, ternyata ada 1 terduga teroris yang dengan sukarela menyerahkan diri karena takut diburu polisi.

Terduga teroris yang menyerahkan diri itu adalah WDP, warga Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. WDP sendiri merupakan terduga teroris ke 10 yang diamankan. Hingga saat Ini, WDP adalah satu-satunya terduga teroris yang menyerahkan diri ke Mapolres Probolinggo Kota.

“Ketika Densus gencar melalukan penangkapan pasca kasus meledaknya bom di Surabaya dan Sidoarjo, WDP ini menghilang dari kediamannya. Kami kemudian melakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarganya agar dia sadar dan menyerah diri kepada kami,” ujar Kapolresta Probolinggo AKBP. Alfian Nurrizal.

Baca Juga :   Toko Bangunan di Jalan Bromo Gondangwetan Terbakar

Pendekatan secara intensif itu membuahkan hasil. Karena WDP yang merupakan pengusaha konter dan aksesoris HP, kemudian pulang ke rumahnya. Hal itu dikarenakan perasaan campur aduk, mulai dari takut, capek, resah hingga galau dialami oleh terduga teroris itu. Pria kelahiran Surabaya itu, kemudian menyerahkan diri ke Mapolresta Probolinggo pada Rabu (30/5/2018).

“Ketika WDP menghilang dari kediamannya, saya melakukan pendekatan dengan pihak keluarga. Berbicara dengan istrinya bahwa WDP tersebut bersalah, lambat laun istrinya menyadari, sehingga WDP menyerahkan diri pada Mapolres Probolinggo Kota,” jelas perwira asal Sumenep Madura ini.

DI tingkat nasional, sejak peristiwa pengeboman di Surabaya, sudah 41 orang telah dilakukan penindakan. 4 orang diantaranya tewas ditembak, karena berusaha melawan petugas. (fng/saw)