Brimob Siap “Gebuk” Perusuh Pilwali Probolinggo

865

Probolinggo (wartabromo.com) – Tak ingin kecolongan seperti Pilwali 2013 lalu, Polres Probolinggo Kota menyiapkan pengamanan ekstra dalam Pilwali 2018. Puluhan personel dari Brimob Detasemen B Pelopor Polda Jawa Timur didatangkan untuk membantu Polresta Probolinggo.

Menurut Kapolres Probolinggo Kota, AKBP. Alfian Nurrizal, ada 75 personel yang tiba di Mapolres Probolinggo Kota pada Minggu (24//6/2018). Mereka datang naik satu bus umum dan 2 truk dinas kepolisian. Pasukan khusus Polri itu, juga membawa kendaraan barrier, Baracuda dan Water Canon serta 6 unit sepeda motor trail. Pasukan ini merupakan personil tambahan dalam pengamanan Pilwali Probolinggo.

“Mereka akan bergabung dengan tim pengamanan dari unsur lain dalam gelar pasukan yang diselenggarakan hari ini, di Alun-alun Kota Probolinggo. Mereka akan membantu Polresta dalam pengamanan Pilwali. Mereka tidak disebar ke TPS, tetapi standby di mako. Mereka bergerak jika ada perintah ke lokasi pengamanan,” ujarnya seusai apel pasukan, Senin (25/6/2018)

Alfian menjelaskan, pasukan Brimob tugasnya mengamankan lokasi kejadian, yang peristiwanya tidak bisa dikendalikan. Misalnya massa merusak fasilitas umum atau membahayakan pejabat. Baik pejabat di KPU, Panwaslu, Pemkot ataupun pasangan calon (Paslon). “Kami akan bertindak sebelum kericuhan terjadi. Kalau ada tanda-tanda kekacauan, langsung kami tindak,” tegasnya.

Alumnus Akpol 2000 ini mengatakan, ada 18 TPS yang dikatagorikan sangat rawan. Ke 18 TPS yang tidak disebutkan daerahnya itu akan dijaga 2 polisi dan 4 Linmas. Sementara TPS yang berkatagori rawan dan aman, tidak dijaga polisi, tetapi tetap diawasi. Selain standby di PPS (Kelurahan), ada petugas yang mobile atau keliling.

Alfian menambahkan, jika nantinya saat dan paska penghitungan terjadi kisruh, pihaknya akan meminta bantuan lagi ke Brimob. Baik untuk Pilwali Probolinggo maupun Pilbup Probolinggo. Sebab selain 3 kecamatan di wilayah Kota Probolinggo, ada 3 wilayah Kabupaten Probolinggo yang ikut wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

“Kalau sudah aman, kami pulangkan. Mudah-mudahan di wilayah kami tidak ada masalah,” pungkas Alfian. (fng/saw)