Walikota Sebut Ada Kesenjangan Gender Pada Politik di Probolinggo

1055
Walikota Probolinggo Rukmini saat membuka Sosialisasi Gender dan Keterwakilan Perempuan Legislatif Tahun 2018 di gedung Puri Manggala Bakti Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Rabu (8/8/2018). (Foto : Sundari AW)

Probolinggo (wartabromo.com) – Walikota Probolinggo Rukmini menyebutkan ada kesenjangan gender dalam perpolitikan di wilayah yang dipimpinnya. Terutama dalam partisipasi aktif perempuan dalam politik di Kota Probolinggo masih jauh dari harapan.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Rukmini saat membuka Sosialisasi Gender dan Keterwakilan Perempuan Legislatif Tahun 2018 di gedung Puri Manggala Bakti Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Rabu (8/8/2018). Ia mengatakan hingga saat ini keterwakilan perempuan pada dunia legislatif (caleg) di Kota Probolinggo tidak ada peningkatan.

“Partisipasi aktif perempuan dalam politik di Kota Probolinggo masih jauh dari harapan. Sehingga masih dirasakan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan. Padahal peran perempuan dibutuhkan pembangunan. Nah, itu yang perlu ditingkatkan oleh para caleg perempuan yang maju dalam Pileg nanti,” ujar Rukmini.

Untuk itu, menurut Rukmini, perempuan harus berwawasan gender sebagai bagian dari pembangunan nasional. Dengan begitu kesetaraan dan keadilan gender dalam kegiatan, khususnya di bidang politik terwujud.

“Pembangunan pendidikan politik perempuan perlu ditingkatkan baik dari segi organisasi maupun pemantapan pilar-pilar demokrasi melalui lembaga legislatif, eksekutif maupun yudikatif yang aspiratif dan pro terhadap kepentingan perempuan. Karena kuota ketentuan dan keterwakilan perempuan di kursi DPRD yang menentukan 30 persen untuk perempuan,” katanya.

Ia juga berharap perempuan di Kota Probolinggo termotivasi untuk menjadi angota legislatif. Tidak hanya sebagai pemanis daftar yang disusun parpol. Sehingga mereka dapat memperjuangkan aspirasi perempuan.

“Mudah- mudahan perempuan di Kota Probolinggo maju, berdaya dan berhasil,” harapnya.

Sosialisasi ini sendiri diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Probolinggo. Selain para caleg perempuan yang diundang, ada narasumber dari DPP Kaukus Perempuan Politik Indonesia, Aliyah dan akademisi dari Universitas Panca Marga, Judi Suharsono. (saw/saw)