Pertamina Tambah Pasokan, Elpiji 3 Kg Masih Langka

622
Salah satu karyawan Kios Elpiji di Kota Pasuruan sedang mengangkut elpiji.

Pasuruan (wartabromo.com) – PT. Pertamina disebut-sebut telah menambah pasokan elpiji 3 kilogram (kg) hingga 150%. Namun, warga dan sejumlah kios tetap mengeluh, karena elpiji masih langka.

Ketersediaan gas elpiji 3 kg di masyarakat melalui kios, terpantau masih terhambat oleh lambatnya pengiriman dari pihak agen. Nampaknya, penambahan pasokan gas elpiji yang dijanjikan oleh Pertamina belum memberikan dampak bagi masyarakat termasuk kios-kios penjual elpiji 3 kg.

Edi, salah satu karyawan kios elpiji di daerah Petamanan, Kota Pasuruan menyebutkan, sudah sebulan terahir, pasokan elpiji 3 kg di Kota Pasuruan mengalami kelangkaan akibat terlambatnya pengiriman pasokan dari agen.

“Pasokannya tidak dikurangi, tapi memang pengirimannya lebih lambat dari biasanya,”, terang Ana, salah satu karyawan kios elpiji, Kamis (30/8/2018).

Hingga saat ini, masih banyak pihak yang mengeluhkan langkanya elpiji. Permintaan yang semakin tinggi namun tidak dimbangi oleh lacarnya pengiriman elpiji.

Edi menjelaskan, pada kios tempatnya bekerja, pengiriman normalnya sehari sekali dengan jumlah 100 tabung elpiji melon. Tetapi kini, agen mengirimnya 2 hari sekali dengan jumlah pasokan tabung gas yang sama.

“Biasanya paling lama pengiriman dilakukan jam 1 siang,”, tambah Edi.

Sebelumya, Dwi Hardono selaku Koordinator Hiswana Migas Pasuruan yang ditemui 2 hari lalu, langkanya elpiji ukuran 3 kg dikarenakan adanya lonjakan permintaan yang terjadi beberapa waktu terakhir. Banyaknya warga hajatan, terutama untuk pernikahan saat bulan Dzulhijjah seperti ini, menjadi salah satu sebab permintaan meningkat. (trl/ono)