Warga Dusun Besuk Keluhkan Sungai Tercemar Limbah Pabrik

1410
Diduga tercemar limbah, air sungai di Dusun Besuk, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, terlihat keruh. Selain berbau, air sungai terkena limbah ini mengakibatkan gatal-gatal.

Kejayan (wartabromo.com) – Limbah salah satu pabrik diduga mencemari sungai Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Warga mengeluh terganggu bau tidak sedap hingga terserang gatal-gatal.

M. Irfan (17), salah seorang warga Dusun Besuk, Desa Tanggulangin mengungkapkan, semburan limbah selalu keluar sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Sungai yang biasa tampak jernih, setelah teraliri limbah, saat itu berubah menjadi keruh, dan menimbulkan buih berwarna putih.

“Sudah sering kita tegur tapi mereka gak mengaku,” ungkap Irfan, Rabu (12/9/2018).

Remaja yang aktif dalam Karang Taruna Desa itu juga menjelaskan, warga telah melayangkan surat kepada pabrik yang bersangkutan, setidaknya sebanyak 2 kali. Namun, belakangan pihak pabrik, justru tidak mengakui keberadaan pipa pembuangan limbah, menuju ke sungai Dusun Besuk, Desa Tanggulangin, Kabupaten Pasuruan itu.

Berdasarkan Informasi, para warga telah melakukan penelusuran terhadap pipa yang mengalirkan limbah dan memastikan berujung di pabrik agar-agar yang terletak di daerah Kejayan.

Dikatakan Irfan, warga mulai geram melihat tidak adanya itikad baik perusahaan. Iapun mengancam, akan mengadakan demonstrasi jika peringatan yang ketiga kali juga tidak mendapat respon baik dari perusahaan.

Diketahui, sungai yang kini tercemar bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Warga yang sering beraktivitas, memanfaatkan air sungai juga mengeluhkan gatal-gatal.

Warga berharap, pihak Desa maupun pihak berwenang terkait lain, terutama Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) membantu menengahi masalah ini. (trl/ono)