Galang Dana Korban Gempa, Dandim Lari-lari usai Upacara Kesaktian Pancasila

1037

Probolinggo (wartabromo.com) – Hari ini, 1 Oktober 2018, elemen masyarakarat Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila ke 53. Tak terkecuali di Kota Probolinggo, yang menyelenggarakan upacara di Alun-Alun Kota Probolinggo.

Ada yang unik dalam pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila itu. Komandan Kodim 0820 (Dandim) Probolinggo, Letkol (kav) Depri Rio Saransi, tiba-tiba berlari ke tengah lapangan dengan membawa sebuah kardus.

Ternyata, kardus itu digunakan untuk meminta sumbangan kepada peserta upacara. Sumbangan itu rencananya akan didonasikan bagi korban gempa Palu, Sulawesi Tengah.

Tentu saja, para peserta upacara yang terdiri dari berbagai instansi itu, merogoh koceknya. “Ya spontan saja. Tadi sebelum berangkat, muncul ide itu. Ternyata sungguh luar biasa dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Probolinggo, mereka secara spontan mau dan peduli memikirkan saudara kita yang terkena musibah bencana. Nanti hasilnya, kita kumpulkan ke lembaga yang berwenang,” kata Dandim.

Baca Juga :   Kasus Sabu, Dua Remaja asal Tongas Probolinggo Ditangkap di Bangil

Sementara itu, Walikota Probolinggo, Rukmini yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, mengingatkan kepada warga untuk selalu waspada terhadap bahaya laten komunis. Serta faham-faham yang tidak sesuai dengan falsafah hidup Bangsa Indonesia, yakni Pancasila.

“Tahun telah berganti tahun, namun luka itu masih membekas pada hati sanubari bangsa ini. Hingga hari ini, rakyat Indonesia yang masih yakin bahwa Pancasila merupakan satu-satunya falsafah bangsa Indonesia yang masih eksis mengikuti perkembangan jaman. Yang terus bergerak mengikuti perkembangan bangsa Indonesia,” kata Rukmini. (saw/saw)