Pelatih Panjat Tebing Asal Probolinggo Selamat Dari Bencana Palu

892
Pelatih Panjat Tebing Asal Probolinggo yang Selamat Dari Bencana Palu.

Probolinggo (wartabromo.com) – Bencana gempa bumi dan tsunami yang menerjang Palu Sulawesi Tengah, memakan ribuan korban jiwa. Namun, tak sedikit pula yang selamat dari peristiwa itu. Salah satunya pelatih panjat tebing, Iwan Rosyidi (41), warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Iwan langsung sujud syukur sembari tak kuasa menahan haru, begitu tiba di rumahnya yang terletak Perumahan Brantas Regency, pada Kamis (4/10/2018) siang.

“Saya berada di sana sekitar tujuh hari. Kesulitan komunikasi dan kekurangan bahan makanan, sempat kami rasakan. Hingga akhirnya bisa pulang setelah menumpang pesawat hercules milik TNI AU. Kebetulan saya ada kenalan dari Jakarta. Lalu melanjutkan penerbangan ke Juanda Surabaya dengan penerbangan domestik,” tuturnya.

Menurutnya, saat bencana terjadi itu, Iwan sendang menjadi juri pada lomba panjat tebing dalam rangka hari ulang tahun Kota Palu. Kegiatan lomba itu berada di tak jauh dari Pantai Talasih. Lokasi yang mendapat terjangan tsunami paling parah.

“Waktu gempa saya berpegangan pada sebuah pilar bangunan. Kemudian berusaha lari ke area yang lebih tinggi ketika gelombang tsunami menerjang,” terangnya kepada wartabromo.com.

Pasca bencana itu, Iwan bersama rekan-rekannya bahkan sempat mendirikan posko penanggulangan bencana. Serta membantu warga setempat yang kesulitan mengevakuasi jenasah. Hingga membagikan air bersih untuk warga yang membutuhkan. Sebab, dampak gempa bumi dengan kekuatan 7,4 skala richter dan hantaman gelombang tsunami itu, sangat dahsyat.

Selama berada di lokasi bencana, hal yang sangat menguatkan dan tetap menjaga semangatnya hanyalah anak semata wayangnya. Yakni Ahmad Faiza Ali, yang kini berusia empat tahun.

“Sempat saya telpon dari sana (Palu), katanya dia tidak mau makan. Menunggu kedatangan saya,” ujar suami dari Rise Kristina ini.

Pelatih Rindi Sufriyanto, peraih medali emas Asian Games 2018, berharap bencana serupa tidak terulang kembali. Serta penanggulangan bencana tersebut diharapkan bisa berlangsung lancar. Sehingga keadaan bisa kembali normal.

“Mudah-mudahan tidak ada bencana lagi. Perekonomian warga menjadi pulih seperi sediakala,” harap Iwan. (lai/saw)