Rumput Gelora Merdeka Segera Berstandar Internasional

1248
Gelora Merdeka.

Probolinggo (wartabromo.com) – Meski tak memiliki kesebelasan bola ternama, Pemkab Probolinggo merehabilitasi lapangan Stadion Gelora Merdeka, Kraksaan. Lapangan baru itu, akan mempunyai rumput untuk lapangan bola berstandar internasional.

Saat ini proses rehabilitasi Stadion Gelora Merdeka mencapai 90 persen. Kini perbaikan tersebut dalam proses penanaman rumput hijau. Rumput-rumput yang ditanam tersebut diambil dari rumput sesuai standart PSSI. Penanaman rumput tersebut cukup memakan waktu.

Karena luasnya lapangan bola tersebut harus ditanami rumput secara keseluruhan dengan cara manual. Saat ini, sekitar 20 pekerja laki-laki dan wanita dikerahkan dalam tahap tersebut. Pembangunannya menelan biaya senilai Rp1,6 miliar.

“Saat ini lagi proses penanaman rumput, ditanam pakai tangan seperti biasanya. Rumput yang nyaman untuk dijadikan lapangan bola. Targetnya proyek itu selesai pada akhir bulan ini,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Probolinggo Donny Adianto, Rabu (19/12/2018).

Donny mengatakan, setelah rumput itu selesai ditanam, dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan agar rumput itu benar-benar tumbuh dan merayap. Selama 3 bulan ke depan itu, harus dilakukan perawatan yang intensif supaya bisa tumbuh dengan baik. Setelah 6 bulan, Perkim akan menaburinya dengan pasir khusus untuk lapangan bola.

“Tapi tergantung cuacanya juga nanti. Kalau idealnya rumput itu didiamkam dulu selama 6 bulan baru bisa digunakan,” tuturnya.

Pasca rehabilitasi lapangan, Perkim akan melakukan perbaikan fisik stadion. Sehingga nantinya bisa digunakan untuk pertandingan-pertandingan bola bertaraf nasional. Baik untuk sepakbola usia dibawah 19 tahun (U-19), maupun senior. Sebab, Kabupaten Probolinggo hingga saat ini, belum memiliki stadion yang layak untuk pertanding sepakbola.

“Selama ini, kalo Persikapro bertanding di regional Jawa Timur, selalu menyewa stadion Bayuangga Kota Probolinggo, termasuk pertandingan di usia yunior. Adanya perbaikan lapangan dengan rumput berstandar internasional itu, diharapkan animo masyarakat untuk bermain sepakbola semakin tinggi, sehingga muncullah atlet-atlet sepakbola nasional,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) setempat, M. Sidik Widjanarko. (cho/saw)