Saat Nataru, Hotel di Bromo Naik 2 Kali Lipat

814

Probolinggo (wartabromo.com) – Keindahan alam Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Probolinggo, masih menjadi primadona wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru 2019. Okupansi hotel pun sangat tinggi meski harga sewa kamar naik hingga 2 kali lipat.

Tingginya kunjungan wisatawan, terlihat dari tingkat hunian hotel dan penginapan. Dari 14 hotel yang di kawasan Bromo, rata-rata tingkat huniannya sudah diatas 80 persen. Secara keseluruhan hotel itu, mampu menampung sekitar 1.200 tamu. Selain itu, ada 71 homestay atau penginapan.

“Hunian hotel sudah hampir penuh. Bahkan ada beberapa hotel yang sudah menolak pemesanan kamar hotel. Selain adanya destinasi baru, yakni plaza puncak seruni poin, hal itu juga didorong oleh beberapa paket yang disediakan oleh pihak hotel,” kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Jamaluddin Didjoyo, Sabtu (22/12/2018).

Baca Juga :   Kurun Sepekan Ini, Masyarakat Pesisir di Jatim Diminta Waspadai Gelombang Laut Tinggi

Yoyok, begitu ia disapa, mengatakan bahwa dalam periode High Season atau musim liburan, semua hotel menaikkan tarif sewa kamar. Saat ini harga sewa kamar termurah berkisar antara Rp 450 ribu, naik 2 kali lipat dibanding sebelumnya. Sementara sewa kamar paling mewah mencapai Rp 7 juta.

“Ya pada high season ini, rata-rata menaikkan harga sewa kamar hingga seratus persen atau dua kali lipat. Saya rasa konsumen tidak keberatan dengan harga itu, karena ini memang musim liburan. Kalau sudah diatas tanggal 26 Desember, saya kira semua hotel sudah penuh semua. Jadi wisatawan yang tidak booking hotel dan penginapan jauh-jauh hari, kemungkinan kesulitan mencari penginapan,” ujarnya.

Baca Juga :   Eratex Djaja Terbakar, Angin Kencang Hambat Pemadaman

Menurut Yoyok, kunjungan di Bromo pada musim liburan kali ini sangat tinggi diatas 1.000 orang tiap harinya. Selain mereka yang menginap, juga banyak yang berkunjung dalam sehari saja.

“Ada wisatawan yang one day, artinya hanya berkunjung tanpa menginap. Jadi saya kira lebih dari seribu per hari,” kata pemilik hotel Yoshi ini.

Keindahan Bromo diakui sangat mempesona. Sehingga wisatawan rela menempuh perjalanan jauh untuk menikmatinya.

“Suasananya dingin dan pemandangannya sangat bagus. Juga termasuk murah meriah,” kata Nadia, salah satu pengunjung.

Meski harga sewa kamar hotel cukup tinggi, tak ada salahnya jika anda menghabiskan liburan di Kawasan wisata Gunung Bromo, pada liburan Natal dan Tahun Baru. (cho/saw)