Korban Selamat Tertabrak Kereta di Beji adalah Mahasiswa Asal Thailand

0
1167
Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo saat melihat kondisi Saranya, korban selamat dari kecelakaan mobil L-300 versus kereta di Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Bangil (wartabromo.com) –¬†Korban selamat kecelakaan mobil L300 versus kereta api, merupakan mahasiswa asal Thailand. Saat ini, korban masih berada di RSUD Bangil, menunggu pihak keluarga menjemput.

Korban bernama Saranya (20), beralamat di Pesona Surya Milenia, Kabupaten Jember tersebut, merupakan mahasiswi semester V di IAIN Jember Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FKTI).

Ia selamat dalam kecelakaan maut antara mobil L300 Nopol P-1264-DE dan kereta Jaya Baya 145 dengan nomor lok CC 20161306 di perlintasan tanpa palang pintu Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019) dinihari itu.

Sebelumnya, Saranya berencana menghabiskan waktu di kampung halamannya di Thailand, setelah sejak Minggu kemarin, pihak kampus memberikan waktu libur panjang kuliah.

“Dia sudah 2 tahun 6 bulan kuliah di sini,” kata Ashari, pembina mahasiswa Thailand IAIN Jember.

Kondisi Saranya saat ini diyakini berangsur mulai membaik, meski mengalami retak pada tulang di bagian kakinya.

“Rencananya akan kami bawa ke Jember sambil menunggu jemputan dari orang tua dan kakaknya yang dari Thailand,” ungkapnya.

Sempat tak diketahui keberadaannya, korban selamat ini ternyata sebelumnya sempat dirawat di RSI Maisytoh Bangil, sampai, akhirnya diputuskan dirujuk ke RSUD Bangil.

Humas RSUD Bangil, dr Ghozali mengatakan, kondisi Saranya secara medis sudah membaik, bahkan sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan. ‘Kondisi kakinya memang sedikit retak tapi tidak harus dilakukan tindakan operasi,” ungkap dr Ghozali.

Meski pertimbangan medis korban terbilang sudah pulih, menurutnya Suaranya masih mengalami trauma.

“Tapi secara kesehatan, dia bisa dirawat jalan,” tutupnya. (man/ono)