Tumpangi Jip AD-1-PURA, Gus Irsyad Arak Piala Adipura

814

Bangil (wartabromo.com) – Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf arak piala Adipura, pertontonkan ke warga, keliling wilayah Bangil, Rabu (16/1/2019). Menariknya, mobil jip berwarna biru tosca, dengan plat AD-1-PURA, digunakan untuk arak-arakan.

Sejak pukul 08:55, masyarakat Bangil mulai dewasa sampai anak-anak, pelajar berbagai tingkat berikut oleh guru pendamping, rela menunggu kedatangan arak-arakan piala Adipura, oleh Bupati beserta rombongan. Beberapa diantara yang berdiri disamping trotoar membawa bendera merah putih.

Arak-arakan pun datang. Sejumlah pelajar meneriakkan “Bangil Bangkit” di pinggir jalan raya, yang kemudian disambut oleh Bupati Irsyad Yusuf dengan mengangkat ibu jari (jempol).

Didampingi Wakil Bupati, Mujib Imron, Bupati terus lambaikan tangan, meski sesekali mengangkat piala Adipura di atas jip dengan nopol AD-1-PURA itu.

Suasana semarak kian terlihat, tatkala rombongan berada di sekitar Pasar Bangil. Sejumlah warga nyalakan flare (kembang api asap), hingga kian memberi ceria warga dalam arak-arakan ini.

“Kami sebagai warga tentu sangat senang dan bangga dengan piala Adipura yang kembali didapatkan oleh kota Bangil. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi hingga kedepannya,” ucap Maria Ulfa, salah satu warga Kauman, Bangil.

Rombongan kirab piala Adipura pun sampai di tempat finish (alun-alun Bangil) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dampingi Gus Irsyad, Wakil Bupati, Mujib Imron lambaikan tangan ke sekelompok siswa saat menyambut arak-arakan Piala Adipura, Rabu (16/1/2019).

Bupati Pasuruan, yang akrab dipanggil Gus Irsyad ini, mengapresiasi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan masyarakat Pasuruan, khususnya masyarakat Bangil. Ia menilai, warga, tokoh masyarakat maupun tokoh agama, merupakan bagian penting, menciptakan dan menjaga kebersihan.

“Untuk itu kami mengajak masyarakat, agar yang katanya Bangil ini Bangel, Bangil angel, kita hapus itu, kita ubah menjadi Bangil indahnya ilmu. Jadi, Bangil ini tempatnya ilmu,” ucap Gus Irsyad, disambut gemuruh tepuk tangan.

Sementara itu, Camat Bangil Rahmat, menambahkan sebuah harapan agar Bangil tetap lestari, bersama-sama menjaga kebersihan lingkungannya.

“Ada atau tidak adanya piala Adipura, bersih lingkungan adalah kebutuhan masyarakat. Adipura ini sebagai motivasi kita bersama karena dibutuhkan kebersamaan peduli terhadap lingkungan,” tandasnya.

Selama tiga tahun berturut-turut, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan pertahankan penghargaan Adipura untuk tahun 2018. Penghargaan diberikan setelah melalui serangkaian penilaian, diantaranya terkait tata cara mengelola tempat pembuangan sampah. (mg1/ono)