540 Hektar Pemukiman Kota Probolinggo Rawan Banjir

0
354

Probolinggo (wartabromo.com) – Empat dari lima kecamatan di Kota Probolinggo berpotensi tergenang banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, mencatat setidaknya ada sekitar 540,91 hektare area pemukiman dan lahan memiliki potensi tergenang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Prijo Djatmiko, mengatakan luasan cakupan banjir itu berada di 4 kecamatan. Seperti di Kecamatan Kademangan ada di Kelurahan Ketapang dan Pilang. Kecamatan Kanigaran di Kelurahan Kanigaran dan Kebonsari Kulon.

Kecamatan Kedopok di Kelurahan Jrebeng Lor. Kecamatan Mayangan di Kelurahan Mangunharjo dan Sukabumi.

“Hampir semua kecamatan di kota punya kawasan yang memiliki potensi banjir tinggi,” ujarnya, Kamis (24/1/2019).

Selain banjir karena intensitas hujan yang tinggi, BPBD juga mencatat ada potensi gelombang pasang di dua kecamatan. Yaitu, Kademangan dan Mayangan.

“Terutama di kelurahan-kelurahan yang ada di wilayah pesisir. Kalau di Kecamatan Kademangan, pesisirnya masih berupa bakau. Tapi, di Mayangan itu sudah menjadi kawasan permukiman seperti di Kampung Dok,” terang Prijo.

Untuk itu, BPBD telah memetakan titik-titik rawan bencana. Serta melakukan langkah antisipatif, berupa membersihkan dan menormalisasi saluran air atau gorong-gorong yang mampet. Dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta warga.

“Musim hujan dengan intensitas tinggi masih terus berlanjut, sehingga dikhawatirkan bencana banjir akan terus ada. Untuk itu demi pencegahan banjir, kami melakukan antisipasi dengan menlakukan normalisasi drainase dan membersihkan sungai dari sampah yang menumpuk,” tuturnya.

Tak hanya banjir, Kota Probolinggo rentan mengalami angin kencang. Berdasarkan data BPBD, ada beberapa wilayah di Kota Probolinggo yang rentan angin kencang. Angin kencang sering terjadi di Kademangan. Antara lain terjadi di Kelurahan Kademangan, Pohsangit Kidul, Triwung Kidul, dan Triwung Lor. (fng/saw)