Pemuda Probolinggo Korban Penembakan di Papua Dimakamkan

475

Probolinggo (wartabromo.com) – Sugeng Effendi, pemuda korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, tiba di rumah duka, Senin (4/2/2019) tengah malam. Korban langsung dikebumikan, tak jauh dari rumah duka di Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Sebelumnya, jasad pria lajang tersebut diterbangkan dari Papua, pada Senin pagi. Pesawat Lion Air yang mengangkutnya,  sempat transit di Makassar dan delay selama 1 jam 30 menit. Cuaca buruk menghambat pesawat saat hendak take off menuju Juanda Surabaya.

Tiba di bandara Juanda, jasad Sugeng dibawa menggunakan ambulance desa, menuju rumah duka. Tangis haru dan histeris kesedihan menyambut kedatangan jenazah. “Kami makamkan malam ini juga,” kata salah satu kerabat, Jamil, Selasa (5/2/2019) dinihari.

Usai disholatkan di masjid desa, jenazah Sugeng dikebumikan di pemakaman keluarga, berjarak sekitar 100 meter dari rumah duka di Desa Kramat Agung.

Tak banyak diungkap Jamil soal kematian kerabatnya ini. Meski demikian, semasa hidup, korban dikenal baik, bersahaja dan sabar. Baik di mata keluarga maupun rekan kerjanya.

“Sangat terpukul. Kami harap pihak berwajib segera menindak dan menangkap pelakunya. Padahal dia (Sugeng) rencananya pulang ramadhan tahun ini, untuk menikah,” kata Jamil.

Sekedar informasi, Sugeng Effendi bekerja di Papua sejak beberapa tahun lalu. Pihak keluarga menyebut, korban sempat pulang dua tahun lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pemuda asal Probolinggo, tewas setelah menjadi korban penembakan KKB di Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Tepatnya pada Sabtu 2 Februari 2019, sekitar pukul 17.49 WIT. (lai/ono)