Pria asal Gempol Disebut Depresi hingga Dijumpai Tercebur Sungai Porong

533

Gempol (wartabromo.com) – Santoso (43), warga Dusun Sejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dikabarkan tercebur ke sungai Porong sejak Minggu, (3/2/2019) dan masih dilakukan pencarian. Korban dikatakan depresi hingga nekat terjunkan diri ke sungai.

Terungkapnya dugaan menenggelamkan diri ke sungai itu mengemuka, dari kesaksian sejumlah warga. Saat itu, Santoso dijumpai seperti orang terburu-buru mengendarai motor Yamaha Mio Nopol W-5454-SA, sendirian.

Sesampainya di jalan arteri Porong, korban memakirkan motornya dan berdiri di pinggir jembatan sungai di Dusun Kluweh, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo itu.

Tiba-tiba Santoso terjun ke tengah sungai, tak menghiraukan teriakan warga yang sebelumnya mencoba melarangnya melompat ke sungai.

Belakangan terungkap, bila Santoso sempat bersikap aneh, meminta maaf ke keluarga berlanjut berkeliling rumah tetangga, melakukan hal serupa.

“Kaget juga ada kabar Pak Santoso nekat terjun ke sungai Porong. Katanya Pak Santoso memang depresi,” ujar seorang warga.

Meski tidak terungkap jelas, depresi yang dialami Santoso selama ini diungkapkan karena beban hidup bahkan ada singgungan kekerasan dalam rumah tangga.

Sementara, hingga hari keempat, pencarian korban masih terus dilanjutkan. Salah satu tim SAR, Imron Rosadi mengungkapkan, upaya penyisiran masih dilakukan seperti hari-hari sebelumnya, dengan cara membagi tiga kelompok operasi/SRU.

“Masih tetap seperti kemarin,” ujar Imron, Rabu (6/2/2019).

Pencarian jasad Santoso dikomandani langsung Basarnas, dengan memilah pencarian di dua titik. SRU pertama dan kedua melakukan operasi dari titik Tlocor menuju muara. Sementara SRU tiga menyisir dari titik Tlocor menuju Jembatan Arteri, lokasi Santoso tercebur ke sungai.

Sekedar diketahui, setidaknya terdapat tiga kelompok terlibat dalam pencarian Santoso sejak hari Minggu lalu, yakni Basarnas, SAR Sidoarjo dan BPBD Kabupaten Pasuruan. (ono/ono)