Ilalang Savana Bromo jadi Primadona

0
1666
Sepasang kekasih, menikmati indahnya ilalang di Padang Savana Bromo. (Foto: Mr. Edis/Baladewe Trans /Bromo Lovers)

Probolinggo (wartabromo.com) – Seiring datangnya musim hujan, ilalang Savana Bromo kini menghijau. Berseminya bunga ilalang di hamparan savana lautan pasir Bromo, tak ayal menjadi favorit wisatawan.

Zona Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali menunjukkan fenomena alam indah. Ilalang dengan bunganya berwarna putih, menghampar bak tumpukan kapas. “Ini saya baru tahu kalau indahnya seperti ini, jadi gak rugi jauh-jauh dari Semarang ke Gunung Bromo,” tutur Dyah Ayu Mustika, Minggu (10/2/2019).

Keindahan kian tanpak, tatkala ilalang yang tumbuh subur itu basah oleh rintik hujan. Kondisi itu, setidaknya terlihat sejak sebulan terakhir. Beberapa wisatawan mengaku kagum dengan keindahan Gunung Bromo, sehingga kerap berlama-lama di savana Bromo, dan tentu saja jeprat-jepret foto tak ditinggalkan.

“Tak sedikit pengunjung yang mampir ke kawasan savana yang ditumbuhi ilalang. Memang sudah ramai dikunjungi, memang bagus. Wisatawan yang melihat minta berhenti sejenak di situ untuk berfoto-foto atau sekedar rebahan,” ungkap Teguh Wibowo, selaku pemandu wisata Bromo.

Ia menuturkan wisatawan itu, mengabadikan momen indah tempat itu dengan kamera ponselnya. Ada juga yang memang berniat untuk mengambil foto menggunakan kamera DSLR. “Bahkan ada juga pre-wed di sini,” terang pria yang juga ketua Komunitas Bromo Lovers ini.

Mr. Edis, dari Baladewe Trans, juga mengakui bahwa ilalang savana Bromo kini menjadi primadona pengunjung. Ia mengatakan jika para pengunjung sangat antusias. Biasanya, mereka yang datang ke Gunung Bromo mengunjungi empat lokasi. Seperti penanjakan, kawah, bukit Teletubis dan pasir berbisik. Namun, kini juga meminta singgah di hamparan ilalang.

“Ilalang pada musim tertentu akan berbunga dan mengeluarkan semacam kapas. Tumbuhan itu tersebar di beberapa spot lautan pasir. Sebenarnya di luar kawasan juga banyak, namun di wilayah Bromo semua ilalang bersemi lebih indah dengan dikelilingi bukit hijau. Kalau di tempat lain gak ada seperti itu,” jelasnya. (cho/saw)