Sawah Tersisa 1.000 Hektar, Kota Pasuruan Turunkan Target Produksi Padi

1463
Dua wanita buruh tani menanam bibit padi lahan persawahan di Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Pasuruan (wartabromo.com) – Tahun 2019 ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan turunkan target produksi padi sebanyak 16.508 ton. Penyusutan target ini lantaran luasan sawah juga semakin berkurang.

Catatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan mengungkapkan, pada tahun 2017 target produksi padi yang dicanangkan sebesar 16.150 ton. Target ini menghasilkan produksi padi sebanyak 17.269 ton. Sedangkan pada tahun 2018, Dinas  menargetkan produksi padi hingga 17.761 ton. Sementara hasil produksinya melampaui angka tersebut, yakni 17.914 ton.

“Untuk tahun ini kami targetkan 16.508 ton, itu berdasarkan hasil realisasi hasil produksi padi di tahun sebelumnya,” ungkap Ediyana Setyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Selasa (19/2/2019)

Sekadar diketahui, luas lahan pertanian produktif di Kota Pasuruan terus menyusut. Pada tahun 2016, luas sawah masih 1.143 hektar. Sementara di tahun 2017 menjadi 1.118 dan di tahun 2018 tersisa 1.086 hektar saja.

Kondisi tersebut akibat pengaruh dari pembangunan infrastruktur seperti perumahan dan jalan tol. Pengurangan jumlah luasan sawah di Tahun 2018 lalu, sebanyak 32 hektar. Rinciannya, 13 hektar untuk pembangunan tol sedangkan 19 hektar untuk pembangunan perumahan.

“Sawah semakin berkurang ya karena tol dan pembangunan perumahan yang semakin massif,” imbuhnya. (ptr/may)